Cerita Warga War Takjil di Taman Merdeka Depok: Surga Jajanan yang Bikin Macet
GH News February 22, 2026 07:09 PM
Depok -

Seiring mendekatnya waktu berbuka puasa, atmosfer Taman Merdeka Depok langsung berbeda. Aroma War Takjil begitu terasa. Jalanan menjadi macet seketika.

Taman yang berada di Jalan Merdeka, Mekar Jaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat itu memang ramai dengan aktivitas warga yang antusias ngabuburit dan war takjil.

Berbagai kios makanan dan minuman tersebar di sepanjang jalan yang dihiasi pohon-pohon itu. Di tengah kemacetan dan aktivitas motor yang lalu lalang, lokasi ini menjadi tempat favorit bagi pecinta takjil di kalangan masyarakat setempat.

Pengamatan detikTravel di lokasi, menunjukkan bahwa jalan-jalan di sekitar Taman Merdeka sangat padat. Di antara pedagang takjil yang ramai, pejalan kaki banyak menepi sembari jajan camilan.

Mereka juga sambil berbagi ruang dengan pengendara motor dan mobil yang bergerak perlahan di tengah suasana jalanan yang hidup.

Muhammad Roqi telah menjadikan War Takjil di Taman Merdeka setiap sore sebagai rutinitasnya. Karena kesibukan pekerjaannya, Roqi memilih lokasi ini karena menawarkan kenyamanan yang besar.

"Kebetulan jajan di Taman Merdeka itu sangat komplit dan sangat harganya efisien juga, dan ramah kantong kita juga," ujarnya kepada detikTravel.

Roqi mengakui bahwa ia hanya fokus mencari takjil di Taman Merdeka dan tidak pergi ke lokasi lain. Ia mencatat bahwa, selain beragamnya pilihan makanan yang tersedia, antrean pelanggan juga relatif pendek.

Ia biasanya menganggarkan sekitar Rp 50.000 untuk menikmati camilan favoritnya, termasuk gorengan, es buah, dan es kacang hijau.

Berburu Takjil di Taman Merdeka DepokBerburu Takjil di Taman Merdeka Depok Foto: Hans Wilhem/detikTravel

Salwa, seorang warga sekitar, memiliki pandangan serupa. Ia mengakui bahwa pembelian minumannya hanya karena ia sudah menyiapkan makanan di rumah. Dengan anggaran antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000, ia berhasil menikmati beberapa takjil untuk dirinya sendiri.

"Makanannya banyak ya, maksudnya beragam banget. Minuman juga ada, apa-apa ada di sini," ungkap Salwa.

Salwa mencatat bahwa kawasan ini sejak dulu selalu ramai, dengan penurunan aktivitas hanya terjadi selama pandemi COVID-19.

Meskipun populer, suasana sore di Taman Merdeka tidak lepas dari tantangan. Volume kendaraan yang tinggi yang melintas dan parkir secara ilegal seringkali menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah.

Salwa memiliki kritikan terhadap kawasan ini, ia mengutarakan keinginan untuk perbaikan dalam pengaturan parkir ke depannya.

"Paling sediain tempat parkir saja sih buat yang datangnya naik motor. Mereka kan suka berhenti di tengah jalan ganggu orang lalu-lalang kan, itu saja yang bikin macet parah," keluh Salwa.

Terlepas dari masalah kemacetan yang ada, Taman Merdeka Depok 2 tetap menjadi magnet yang tak bisa dilewatkan warga untuk ngabuburit dan berburu takjil murah meriah setiap harinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.