Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster menyebut laga di kandang Persik Kediri sebagai kemenangan spesial.
Ia juga memuji para pemain anyar yang baru bergabung di putaran kedua musim.
Drama tujuh gol terjadi saat Persik Kediri menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (20/2/2026) malam.
Hasilnya, tim tamu keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Empat gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Slavko Damjanovic pada menit keenam, N Sadiki (38’), Privat Mbarga (59’), dan Bernard Henry (87’).
Sementara itu, Persik Kediri memberikan perlawanan sengit lewat gol Kiko (33’), Enrique Rodriguez (51’), dan E Gomez (64’).
Ini merupakan kemenangan tandang kedua beruntun yang diraih Bhayangkara FC.
Pada pekan sebelumnya, The Guardians of Saburai juga memetik tiga poin di markas Persebaya Surabaya.
Dalam laga itu, Bhayangkara FC menang dengan skor 2-1.
Penampilan luar biasa tersebut langsung mendapat pujian dari sang juru taktik, Paul Munster.
Menurutnya, sejumlah legiun asing yang baru didatangkan langsung memberikan dampak nyata dengan hasil di lapangan.
Ia menilai, nama pemain seperti Moussa Sidibe, Privat Mbarga, Alan Cardoso, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura dinilai cepat menyatu dengan tim.
“Pemain baru berhasil melakukan adaptasi dengan cepat. Mereka berusaha saling memahami dan cara bermain, sehingga chemistry bisa terbentuk,” kata Munster dalam konferensi pers seusai laga.
Meski demikian, pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan proses pembentukan tim masih berjalan dan meminta para pemain tak lekas puas.
“Tapi ini masih dalam proses, tahap demi tahap. Ini akan menjadi mentalitas Bhayangkara FC. Namun saya minta pemain tetap rendah hati,” imbuh dia.
Munster juga menekankan bahwa mentalitas kuat menjadi kunci utama kemenangan tandang, terutama dalam laga sulit seperti menghadapi Persik di kandangnya.
“Untuk memenangkan pertandingan seperti ini, kami harus punya mental yang kuat dan spirit. Mencetak empat gol dan meraih tiga poin, ini sangat spesial buat kami,” katanya.
Tak lupa, ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menerapkan perubahan strategi di tengah pertandingan.
“Semua pemain bekerja keras untuk meraih tiga poin, mereka fokus. Kami harus mengubah beberapa kali strategi untuk melawan Persik,” lanjut Munster.
Jalannya Pertandingan
Bhayangkara FC langsung menebar ancaman sejak menit pertama.
Menerima sepak pojok yang dilepaskan Moussa Sidibe, sundulan Privat Mbarga hampir saja merobek gawang tuan rumah.
Saat laga baru berusia lima menit, Slavko Damjanovic sudah membuat tim tamu unggul.
Bermula dari tendangan bebas Sidibe dari sisi kiri pertahanan Persik, bola langsung jatuh di depan gawang.
Dalam sebuah kemelut, Slavko berhasil menceploskan bola tanpa bisa dijangkau kiper Persik Leo Navacchio.
Bayangkara hampir menambah keunggulan di menit ke-21 melalui sentuhan klinis Privat Mbarga. Beruntung bagi Persik, bola meleset tipis di atas gawang.
Tembakan keras Ezra Walian di menit ke-28 hampir membuat Persik menyamakan skor.
Namun, Aqil Savik dengan sigap menepis sepakan tersebut.
Skuad Macan Putih bisa menyamakan skor pada menit 32.
Sepakan keras Kiko Carneiro dari luar kotak penalti mengarah ke sudut kanan atas gawang Aqil Savik.
Pada menit 38, Bhayangkara FC berhasil mengembalikan keunggulan. Dari skema sepak pojok, Nehar Sadiki merobek gawang Persik.
Pada babak kedua, Persik mulai meningkatkan intensitas serangan.
Macan Putih langsung menyamakan skor di menit ke-50 melalui Jose Enrique yang cekatan mengeksekusi umpan silang. Skor berubah 2-2.
Privat Mbarga kembali membuat Bhayangkara unggul di menit ke-59.
Gol tersebut berawal dari blunder fatal yang dilakukan dua pemain Persik.
Untuk kali ketiga dalam laga ini, Persik berhasil menyamakan skor.
Pada menit 63, sontekan Ernesto Gomez menyambut umpan lambung tak mampu diantisipasi Aqil Savik. Skor pun menjadi 3-3.
Satu menit menjelang waktu normal habis, Bhayangkara FC menegaskan dominasinya dalam laga ini dengan mencetak gol kemenangan.
Kecepatan Henry Doumbia menyambut umpan silang membuat Bhayangkara FC memastikan pulang dengan tiga poin.
Hasil ini membawa Bhayangkara FC naik satu setrip ke posisi delapan klasemen sementara Super League dengan koleksi 32 poin.
Sementara Persik tertahan di peringkat 12 dengan raihan 26 poin.
Dalam laga selanjutnya, Selasa (24/2/2026) besok, Bhayangkara FC akan menjamu Semen Padang.
Pertandingan ini dijadwalkan kick off pada pukul 20.30 WIB.
(Tribunlampung.co.id/Daniel Tri Hardanto/Bayu Saputra)