TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASAAR - Bosowa Corporindo merayakan Hari Ulang Tahun ke-53 dengan menggelar tudang sipulung, Minggu (22/2/2026).
Tudang sipulung digelar di Balai Sidang Bosowa, Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hadir Founder Bosowa Corporindo M Aksa Mahmud dan sang istri Ramlah Aksa.
Hadir lengkap family owner.
Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Corporindo Subhan Aksa bersama istri Alexandra Asmasoebrata.
Komisaris Utama Bosowa Corporindo Erwin Aksa bersama istri Andi Fatmawati Manggabarani.
Komisaris Utama Bosowa Corporindo Sadikin Aksa bersama sang istri Karma Juwita.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin beserta istri yang juga Ketua Yayasan Aksa Mahmud Melinda Aksa.
Baca juga: Erwin Aksa Ajak Karyawan Bosowa Corporindo Paham Artificial Intelligence
Reno Junizwan bersama Atirah Aksa.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Muammar Bakry, Rektor Universitas Bosowa Prof Surya Batara
Turut hadir Board of Director (BOD) Bosowa Corporindo, alumni Bosowa dan karyawan, insan Bosowa.
Tudang sipulung dibuka dengan penampilan Rampak Bedug dari Sanggar Seni Sejati.
Setelah itu sambutan dari CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa.
Subhan mengatakan, tudang sipulung bukan hanya sekadar tradisi.
Ini adalah simbol kebersamaan, musyawarah, dan kekeluargaan yang menjadi bagian dari nilai luhur budaya.
Dalam semangat itulah, seluruh keluarga besar Bosowa berkumpul pada hari ini.
Bukan hanya duduk bersama, tetapi mempererat silaturahmi, menyatukan tekad, dan memperkuat komitmen untuk masa depan Bosowa.
Subhan menyampaikan, tema ke-53 tahun ini adalah Bersyukur, Berbagi dalam Keberkahan.
Tema ini sangat relevan dalam perjalanan Bosowa yang telah memasuki usia ke-53 tahun.
"53 tahun adalah perjalanan yang panjang, yang ditempa oleh kerja keras, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kolaborasi dan loyalitas seluruh karyawan Bosowa dari berbagai generasi," tuturnya saat memberikan sambutan.
Ia melanjutkan, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, rasa syukur menjadi fondasi utama Bosowa Corporindo.
Kesyukuran itu atas keberlangsungan usaha, atas kepercayaan para mitra dan pelanggan, serta atas dedikasi seluruh karyawan di berbagai sektor bisnis.
Mulai dari infrastruktur, otomotif, properti, energi, pendidikan, layanan keuangan dan sektor-sektor Bosowa lainnya.
"Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan global, Bosowa tetap berdiri, tumbuh, dan terus memberikan kontribusi nyata," sebut mantan pebalap rally ini.
Namun, kata Subhan, rasa syukur tidak hanya diucapkan.
Syukur harus diwujudkan dalam aksi nyata juga.
Makanya, berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-53 Bosowa Corporindo.
Ada olimpiade olahraga baik di Makassar dan di Jakarta antar seluruh anak usaha Bosowa Corporindo untuk mempererat solidaritas dan sportivitas.
Selanjutnya, kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Serta pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Semua kegiatan tersebut bukan hanya seremoni, tetapi merupakan cerminan karakter daripada Bosowa yang dibangun oleh Pak Aksa.
Inilah makna bahwa keberadaan Bosowa harus membawa manfaat nyata.
Bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan pertumbuhan kepedulian.
"Keberhasilan Bosowa tidak hanya diukur dari kinerja perusahaan, tetapi dari seberapa besar dampak positif yang kita ciptakan," ucapnya.
Purpose Bosowa
Subhan menyampaikan, Bosowa memiliki purpose membawa berkah dari Timur Indonesia untuk kemajuan bangsa.
Purpose ini adalah panggilan tanggung jawab untuk seluruh keluarga besar Bosowa, bukan hanya untuk keluarga.
Ia menuturkan, lahir dan bertumbuh di Timur Indonesia, Bosowa memiliki misi lebih besar dari sekadar menjadi perusahaan yang sukses secara bisnis.
"Kita hadir untuk membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat daya saing nasional, dan akhirnya berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," papar putra bungsu Aksa Mahmud ini.
Salah satu core value yang menjadi kekuatan Bosowa Corporindo, kata Subhan, adalah kekeluargaan atau kinship dalam values.
Kekeluargaan berarti tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi saling menguatkan, saling menjaga, dan saling mendorong untuk tumbuh.
Dalam keluarga keberhasilan satu adalah kebanggaan bersama.
"Tantangan satu menjadi tanggung jawab bersama. Inilah yang membuat Bosowa mampu bertahan dan berkembang selama 53 tahun," ucapnya.
Ia melanjutkan, di tengah perubahan zaman, transformasi digital, dan kompetisi yang semakin ketat, kekuatan terbesar Bosowa bukan hanya pada aset dan teknologi.
Melainkan insan-insan Bosowa yang memiliki rasa, memiliki loyalitas, dan semangat kebersamaan.
Ia sempat membaca salah satu testimoni dari salah satu karyawan Bosowa, khususnya Bosowa Berlian.
Ayahnya merupakan sopir taksi di Bosowa, meninggal dunia saat masa kerja.
Bosowa pun memberikan beasiswa kepada anaknya hingga akhirnya bekerja di Bosowa dan menemukan istri di Bosowa.
"Ini merupakan bentuk kekeluargaan yang sebenar-benarnya circlenya full. Alhamdulillah Bosowa akan menjadi penyumbang ekonomi untuk seluruh masyarakat di Indonesia," ucapnya.
Satu Abad
Subhan mengucapkan, terima kasih atas kinerja, kerja sama, dan mudah-mudahan Bosowa di usia ke-53, seluruh karyawan ada sekarang bisa membangun untuk mengantarkan Bosowa mencapai usia satu abad.
Menurut dia, usia 100 tahun Bosowa ini menjadi cita-cita Founder Bosowa M Aksa Mahmud.
Ketika HUT ke-50 Bosowa, Aksa Mahmud ingin Bosowa agar terstruktur hingga usia 100 tahun di kemudian hari dengan perusahaan yang lebih besar lagi.
"Mari kita emban bersama agar kita dapat membawa Bosowa ke usia 100 tahun," ucapnya disambut Aamiin seluruh karyawan.
Jangan Berpuas
Subhan menyebut, di usia 53 ini, Bosowa belum berpuas diri.
Bahkan ,bisa dibilang usia yang sangat matang.
Olehnya itu, Bosowa harus menjadi lebih adaptif, inovatif, dan relevan dalam kebutuhan zaman.
Transformasi harus terus didorong baik dalam tata kelola, operasional, pelayanan, maupun pengembangan sumber daya manusia.
'Mari kita jadikan momentum Ramadan dan ulang tahun ke-53 ini untuk memperkuat niat, meningkatkan kinerja, dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan," ucapnya.
Terakhir, ia mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 kepada seluruh keluarga besar Bosowa.
Terima kasih atas segala dedikasi dan kerja kerasnya.
"Mari melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah, lebih berkah, dan lebih bermanfaat bagi sesama," katanya.
Subhan menutup pidatonya dengan membacakan dua pantun.
"Pergi berlayar di laut Makasaar," kata Subhan disambut cakep seluruh karyawan.
"Mentari senja warna keemasan," sambungnya disambut teriakan capek lagi.
"Bosowa tumbuh semakin besar," kata Subhan.
"Membawa berkah bagi negeri peradaban," ucapnya disambut tepuk tangan.
"Bulan Ramadan penuh cahaya," sebut Subhan disambut teriakan cakep.
"Waktu berbagi menata hati," lanjutnya disusul teriakan cakep.
"Bersama melangkah dengan setia," katanya.
"Menuju masa depan yang penuh prestasi," tutup Subhan disambut tepuk tangan. (*)