SIMPANG TERITIP, BABEL NEWS - Kepolisian Sektor Simpang Teritip, bersama Pemdes, hingga pemuda desa melakukan penanaman jagung pipil seluas satu hektare, di Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.
"Kami ingin memastikan Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan kami siap mendampingi masyarakat," kata Kapolsek Simpang Teritip, Ipda Agus Fardiansyah, Sabtu (21/2).
Ia mengatakan, jajarannya telah turun langsung ke lahan yang bakal ditanami jagung untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. "Dengan program satu desa satu hektare, jagung pipil di wilayah Simpang Gong diharapkan mampu memberi dampak jangka panjang bagi perekonomian warga," harapnya.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, langkah yang dilakukan jajarannya, memiliki korelasi erat dengan stabilitas keamanan daerah. "Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, situasi kamtibmas akan lebih kondusif. Karena itu, kami mendorong seluruh jajaran untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat," jelas Pradana Aditya Nugraha.
Pradana Aditya Nugraha mengatakan, program ini merupakan bentuk kontribusi Polres Bangka Barat terhadap upaya pemerintah pusat. Tujuanya, untuk memperkuat ketersediaan pangan, terutama komoditas jagung sebagai bahan pokok strategis.
"Dengan luas lahan total 68,3 hektare yang tersebar dibeberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Bangka Barat. Kita berharap dapat mencapai target produksi yang diharapkan," kata Pradana Aditya Nugraha. (riu)