TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang ayah dan bayi perempuannya menjadi korban kecelakaan akibat kondisi jalan rusak di Jalan Gajah Mada, Wilayah Jakarta Barat.
Insiden itu viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @ijoeel di Instagram pada Minggu (22/2/2026).
Dalam rekaman video, sang ayah tampak menunjukkan luka di bagian tangan setelah terjatuh saat melintasi jalan yang rusak di sekitar area proyek pembangunan MRT Fase 2A.
Terlihat bagian tengah jalan berlubang cukup dalam dan memanjang.
Selain itu, terlihat pula jalanan tersebut memiliki tiga komponen material yang berbeda, yaitu baja di bagian kiri, beton di bagian kanan, dan aspal di bagian tengah untuk menambal lubang.
Menanggapi kejadian tersebut, Pihak Dinas Marga DKI Jakarta menyatakan lokasi jalan yang rusak berada di area pekerjaan proyek sehingga menjadi tanggung jawab pelaksana proyek.
"Dapat kami sampaikan bahwa lokasi tersebut memang berada di sebelah area pekerjaan proyek MRT. Kami telah berkoordinasi dengan pihak PT MRT Jakarta dan saat ini sedang dalam tahap pelaksanaan perbaikan pada titik jalan yang mengalami kerusakan," jelas Kapusdatin Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny kepada Kompas.com, Minggu.
PT MRT Jakarta (Perseroda) pun telah mengonfirmasi bahwa area tersebut memang dalam lingkup pekerjaan kontruksi.
Pihak MRT Jakarta menyebut telah melakukan pengecekan lapangan dan segera melakukan perbaikan bersama kontraktor pelaksana.
"Kami juga melakukan evaluasi terhadap metode pekerjaan guna memastikan standar keselamatan dan kualitas tetap terjaga," ucap Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Rendy Primartantyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.
MRT Jakarta berjanji akan segera menangani laporan dan temuan kerusakan jalan di lapangan.
Tim lapangan MRT Jakarta juga akan melakukan pengawasan serta evaluasi metode pengerjaan proyek untuk meminimalisir berulangnya kejadian serupa.
"Kami juga secara konsisten menjalankan langkah-langkah preventif, pengawasan berkala, serta evaluasi metode kerja guna meminimalkan risiko dan memastikan standar keselamatan tetap terjaga," ujarnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area konstruksi dan mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan," tutur Rendy.