TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo membuat wacana pengembangan wisata jip di kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon.
Nantinya, pengunjung bisa memanfaatkan wisata jip berkeliling pantai.
Kepala Dispar Kulon Progo, Sutarman menjelaskan gagasan wisata jip di Pantai Glagah muncul dari diskusi dengan komunitas Yogyakarta American Jeep (YAJ).
"YAJ ingin membuat semacam Jip wisata yang melintasi seputaran Laguna Glagah, seperti di Kaliurang, Kabupaten Sleman," katanya pada Minggu (22/02/2026).
Menurut Sutarman, gagasan tersebut sempat diujicoba oleh YAJ di Laguna Glagah.
Uji coba diklaim berhasil, namun masih perlu ada evaluasi terkait kelestarian alam, yaitu pengaruhnya pada pepohonan cemara udang di kawasan tersebut.
Apalagi uji coba sendiri juga belum disertai dengan rute, sehingga perlu evaluasi dan kajian mendalam.
Dispar Kulon Progo pun berkoordinasi secara intensif dengan YAJ untuk kajiannya.
"Kami sedang mengkaji realisasi dari wacana tersebut bersama YAJ," ujar Sutarman.
Meski begitu, ia melihat adanya potensi untuk meningkatkan kunjungan di Pantai Glagah dengan adanya wisata jip. Sebab akan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang.
Tak hanya diajak berkeliling Pantai Glagah, Jeep juga bisa dimanfaatkan untuk kompetisi off-road di kawasan itu, meski diperlukan pembuatan lintasannya secara khusus.
"Wacana ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menambah retribusi pada PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kulon Progo," jelas Sutarman.
Warisa dari YAJ membenarkan bahwa uji coba sudah dilakukan di Pantai Glagah dengan dijadikan lintasan off-road.
Ia pun menyebut ada keunggulan tersendiri jika wacana wisata jip di Pantai Glagah direalisasikan.
Lintasan jip akan melintasi kawasan Laguna Glagah yang notabene merupakan air tawar, sehingga tidak merusak kendaraan. Sebab air laut bisa menyebabkan korosi pada kendaraan.
"Jalur yang berair dan berpasir pantai juga tidak mudah untuk dilintasi sehingga menjadi tantangan dan bisa menarik minat pecinta jip," kata Warisa.