BOLASPORT.COM - Perubahan terjadi pada susunan pelatih pelatnas PBSI di sektor ganda putra, Chafidz Yusuf kini jadi asisten pelatih utama.
Setelah peninjauan dan evaluasi di tubuh pelatnas PBSI, perombakan pelatih sektor ganda putra tengah dilakukan.
Thomas Indratjaja yang sebelumnya mengampu asisten pelatih ganda putra utama dirotasi sebagai pelatih ganda putra pratama.
Sedangkan posisi asisten pelatih ganda putra utama kini ditempati oleh Chafidz Yusuf.
Chafidz Yusuf akan membantu pelatih utama Antonius Budi Ariantho mengasuh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri hingga Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sedangkan Thomas akan dibantu Andrei Adistia menggodog para ganda putra muda alias junior.
"Penyesuaian ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tanpa mengubah arah pembinaan yang telah berjalan," tulis siaran pers PBSI.
Di sisi lain, perombakan pelatih ini juga membersamai kegagalan Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Pengampu sektor ganda pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 lalu adalah Thomas Indratjaja.
Thomas saat itu menjabat sebagai asisten pelatih ganda putra utama di PBSI.
Komposisi pemain ganda yang diturunkan Indonesia pada ajang beregu Asia pada Februari lalu memang sempat mengundang tanda tanya.
Dan kebetulan, sektor ganda Indonesia berturut-turut selalu kecolongan gagal menyumbang angka.
Sebagai negara yang dikenal sebagai powerhouse bulu tangkis terutama di ganda putra, kegagalan Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026 cukup disayangkan.
Indonesia terhenti di semifinal ajang kualifikasi Thomas Cup 2026 itu setelah kalah dari Jepang dengan skor 1-3.
Di sisi lain, rotasi pelatih ganda putra diharapkan akan membawa dampak positif.
Khususnya karena kehadiran Chafidz Yusuf di sektor utama.
Chafidz tak cuma menemukan duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Pelatih yang pernah melatih di Filipina itu juga berjasa menyatukan duet Apriyani Rahayu dan Greysia Polii yang berujung emas Olimpiade Tokyo 2020.
Selain itu, Chafidz juga yang menyatukan duet fenomenal Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Pemain Ganda Putra Utama:
1. Fajar Alfian – PB SGS – Jawa Barat
2. Muhammad Shohibul Fikri – PB SGS – Jawa Barat
3. Daniel Marthin – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Muhammad Rian Ardianto – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
5. Bagas Maulana – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Leo Rolly Carnando – PB Djarum – Jawa Tengah
7. Rahmat Hidayat – PB Djarum – Jawa Tengah
8. Nikolaus Joaquin – PB Djarum – Jawa Tengah
9. Raymond Indra – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Ali Faathir Rayhan – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
11. Devin Artha Wahyudi – PB Djarum – Jawa Tengah
Pemain Ganda Putra Pratama
1. Daniel Edgar Marvino – PB Djarum – Jawa Tengah
2. Muh. Putra Erwiansyah – PB Djarum – Jawa Tengah
3. Adrian Pratama – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
4. Pulung Ramadhan – PB Djarum – Jawa Tengah
5. Anselmus Breagit Fredy Prasetya – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Wahyu Agung Prasetyo – PB Exist – DKI Jakarta
7. Dexter Farrell – PB Exist – DKI Jakarta
8. Taufik Aderya M – PB Power Rajawali – Banten
9. Alexius Ongkytama Subagio – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Aquino Evano Keneddy Tangka – PB Djarum – Jawa Tengah