Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Bupati Kupang Yosef Lede, membuka rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 tingkat kecamatan, yang dipusatkan di Sekolah Lapangan Nekamese, Desa Oben, Kecamatan Nekamese, Jumat (20/2).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan satu tahun masa pemerintahan Yosef Lede bersama Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki.
Bupati Kupang, Yosef Lede saat diwawancara menegaskan Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, bahwa forum ini menjadi ruang partisipatif untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus mengintegrasikan prioritas desa, kecamatan, perangkat daerah hingga kebijakan nasional dan provinsi.
“Arah kebijakan pembangunan difokuskan pada penguatan sektor unggulan melalui hilirisasi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata dan UMKM, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan konektivitas wilayah,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan penurunan stunting, reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik, serta penguatan pengelolaan lingkungan hidup dan ketahanan terhadap perubahan iklim.
Yosef Lede mengatakan kepada seluruh perangkat daerah agar setiap usulan program disusun secara terukur, realistis, berbasis data, serta berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, dengan kondisi kemampuan fiskal daerah yang terbatas, perencanaan harus benar-benar selektif dan tepat sasaran.
“Keberhasilan pembangunan bukan kerja satu atau dua pihak, tetapi kolaborasi semua pemangku kepentingan. Karena itu Musrenbang harus menghasilkan perencanaan yang berkualitas, implementatif, dan sesuai kemampuan fiskal daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, mengatakan dengan memperhatikan kondisi fiskal daerah serta pengurangan dana transfer daerah secara nasional pada 2027, DPRD mendukung agar Musrenbang RKPD 2027 cukup menyepakati satu usulan prioritas yang paling mendesak.
Usulan tersebut akan dipertimbangkan dan diseleksi berdasarkan kemampuan keuangan daerah. RKPD 2027 nantinya disusun dalam bentuk program, kegiatan dan sub-kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terintegrasi lintas sektor, serta berorientasi pada output, outcome, benefit dan impact yang terukur dan akuntabel. (nov)