Ini Waktu Terbaik Salat Dhuha pada Bulan Ramadhan, Berikut Tata Cara, Bacaan dan Doanya
Mulyadi Danu Saputra February 22, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain salat tarawih dan salat tahjud, ada beberapa salat sunat lainnya yang juga dianjurkan dikerjakan saat bulan puasa, termasuk pada Ramadhan 1447 H ini.

Satu di antaranya salat dhuha dikerjakan setelah matahari terbit. 

Rentang waktu pengerjaan salat dhuha antara ketika matahari tingginya sepenggalah hingga menjelang waktu zuhur. 

Dalam rentang waktu tersebut, ada waktu terbaik untuk mengerjakannya.

Baca juga: Sedang Salat Dhuha, Driver Ojol Kehilangan Kendaraan di Temindung Permar Sungai Pinang Samarinda

Salat duha dikerjakan minimal dua rakaat dan paling banyak tidak terbatas selama masih masuk waktu duha. 

Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW.

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: (كَانَ رسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم يُصَلِّي الضُّحى أَرْبَعاً، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ الله

Artinya: "Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam salat duha sebanyak empat rakaat dan menambah seperti yang dikehendaki oleh Allah.” (HR Muslim).

Waktu Terbaik Salat Duha

Salat duha dikerjakan dua rakaat salam. Untuk bacaan surahnya, tidak ada kekhususan.

Tapi biasanya membaca surah Adh Dhuha dan surat Asy Syams. 

Kalau pelaksanaannya lebih dari dua rakaat, bisa membaca surah-surah lainnya.

Untuk waktu terbaik dalam mengerjakan salat duha, Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadisnya.

عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رضي الله عنه أَنَّ رسُولَ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم قَالَ: «صَلاَةُ الأَوَّابِين حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

Artinya: “Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Salat awwabin (salat orang yang kembali kepada Allah, yaitu salat dha) dilaksanakan ketika anak unta mulai kepanasan.” (HR Muslim dan At Tirmidzi).

Waktu terbaik melaksanakan salat duha adalah ketika anak-anak unta mulai merasa kepanasan. 

Waktu ini di pertengahan siang, yaitu sekitar pukul 08.30-09.00.

Niat Salat Duha

Sebelum melaksanakan salat duha, terlebih dahulu melafalkan niat salat duha. 

Niat salat duha jadi pembeda dengan salat-salat lainnya. 

Ada pun niat salat duha adalah sebagai berikut:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadh Dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

Aku niat salat sunat duha dua rakaat karena Allah Ta'ala.


Doa Setelah Salat Duha

Setelah salat duha, dianjurkan untuk membaca doa. 

Doa salat duha tidak terdapat dalam hadis-hadis Rasulullah SAW.

Tapi ada dalam kitab Ulama, termasuk dalam kitab Hasyiyah Al Jamal karya Syekh Sulaiman. 

Berikut doanya:

Arab:

اَللّ هُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّ هُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ. بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin:

Allaahumma innadh dhuhaa’a dhuhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi dhuhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash shalihiin.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. 
Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila susah didapat maka mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka dekatkanlah. 
Ya Allah dengan hak dhuha-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.

Itulah waktu terbaik dalam melaksanakan salat duha. 

Meskipun ada waktu terbaik, umat Islam tetap mendapatkan toleransi untuk mengerjakan waktu salat duha di luar waktu tersebut.

Salat duha yang dikerjakan secara konsisten akan membuat seseorang mendapat karunia besar dari Allah SWT, khususnya dalam hal dipenuhi kebutuhan oleh Allah SWT.

(Kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.