DPD PKS Lamongan Tingkatkan Kualitas Spiritual Kader Lewat Musabaqah Hifzhil Quran,
Dyan Rekohadi February 23, 2026 12:32 AM

 


SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan lomba Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) sebagai bagian dari upaya penguatan spiritualitas dan kualitas kader dengan sistem seleksi yang berjenjang.

Ketua DPD PKS Lamongan, Ali Afandi melalui Sekretaris DPD PKS Lamongan, Hendri Ikhfadhi, menyatakan  antusiasme peserta dalam gelaran kali ini melampaui ekspektasi panitia.

Meskipun awalnya hanya menargetkan keterwakilan dari 16 Unit Pembinaan Anggota (UPA), jumlah peserta yang mendaftar justru mencapai 32 orang.

"Alhamdulillah antusiasmenya cukup besar. Awalnya kami melihat dari 16 UPA, ternyata pesertanya sampai 32 orang. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari para kader untuk berpartisipasi dalam syiar Al-Quran," ujar Hendri, Minggu (22/02/2026).

Baca juga: PKS Jatim Luncurkan Program Pendampingan bagi 1600 UMKM se-Jawa Timur

 

Kompetisi Berjenjang

Dikatakan, kompetisi MHQ ini merupakan proses awal dari rangkaian seleksi yang ketat.

Para pemenang di tingkat kabupaten/kota akan dikirim untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Timur pada awal bulan mendatang.

"Proses ini dilakukan secara berjenjang. Setelah tingkat kabupaten hari ini, para pemenang akan lanjut ke tingkat provinsi pada tanggal 1 nanti. Jika lolos, mereka akan terus melaju hingga ke tingkat nasional," ungkapnya.


Menurutnya, pelaksanaan tahun ini menjadi momentum penting untuk memberikan gambaran nyata kepada para kader mengenai teknis perlombaan.

Ia optimistis jumlah peserta akan meningkat drastis pada tahun-tahun mendatang karena keraguan kader mengenai format lomba sudah terjawab melalui gelaran tahun ini.

Baca juga: Bacaan Sholawat Bulan Ramadan Arab, Latin dan Maknanya

 

Standar Hafalan

Sekretaris DPD PKS Lamongan, Hendri Ikhfadhi menekankan bahwa kecintaan terhadap Al-Quran adalah fondasi utama bagi setiap kader PKS. 

Di internal partai, terdapat standar hafalan tertentu yang menjadi indikator kualitas seorang anggota pelopor.

Hendri merinci beberapa target hafalan yang harus dipenuhi berdasarkan tingkatan keanggotaan anggota dewasa minimal harus memiliki hafalan Juz 28.

Sedangkan anggota madya minimal harus memiliki hafalan Juz 29.

Bagi anggota penggerak, minimal harus memiliki hafalan Juz 30.

Bagi yang belum mencapai target tersebut, maka ini menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk terus menghafal. 

"Lomba ini bukan sekadar mengejar hadiah, tapi bagaimana kita mengevaluasi kualitas bacaan (tahsin), murajaah, dan tajwid para kader," tegas Hendri.

Baca juga: Sosok Istri Ipda Purnomo yang Setia Dukung Kebaikan Suami Rawat ODGJ hingga Bantu 39 Guru PPPK Tuban

 

Melalui Bidang Kaderisasi (BKP), DPD PKS Lamongan berharap hasil dari MHQ ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyusun kebijakan pengembangan kualitas kader ke depan. 

Fokus utamanya adalah memastikan setiap pelopor partai memiliki kedalaman pemahaman dan kemampuan membaca Al-Quran yang mumpuni.

Harapan terbesar, pihaknya bisa memetakan potensi dan kualitas riil kader. Dengan begitu, BKP dapat merumuskan kebijakan yang tepat agar kualitas dalam memahami dan membaca Al-Quran di Kabupaten Lamongan terus meningkat. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.