Niat dan Doa Makan Sebelum Sahur Ramadhan, Bacaan Arab, Latin dan Artinya lengkap dengan Keutamaanya
Adiana Ahmad February 23, 2026 05:19 AM

POS-KUPANG.COM - Niat merupakan rukun puasa ramadan. Karena itu, wajib dilafazkan sebelum sahur puasa ramadan. 

Tanpa niat yang benar, ibadah puasa seseorang bisa dianggap tidak sah. Bagi mayoritas masyarakat di Indonesia yang mengikuti Mazhab Syafi’i, niat puasa wajib dilakukan pada malam hari atau saat waktu sahur sebelum fajar menyingsing.

Sebelum membaca Niat Sahur, Umat Islam juga dianjurkan untuk membaca Doa Makan Sebelum sahur. 

Berikut Bacaan Niat Sahur puasa ramadan dan Doa Makan sebelum Sahur

Baca juga: Bulan Puasa Ramadan dan Idul Fitri 2026, Stok Beras di Gudang Bulog Sumba Barat Daya 400 Ton

1. Lafal Niat Sahur Puasa Ramadhan Harian

Niat ini dibaca setiap malam setelah waktu Maghrib hingga sebelum waktu Imsak tiba. Berikut adalah detail bacaannya:

Lafal Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

2. Doa Sebelum Makan Sahur Ramadan
Selain niat untuk berpuasa, Anda juga dianjurkan membaca doa sebelum menyantap hidangan sahur. Tujuannya adalah agar makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi berkah dan memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.

Latin: Allahumma barik lana fima razaqtana waqina ‘adzaban-nar.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka.”

Baca juga: Hari Kelima Ramadan 1447 H, Ini Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Kupang Besok 23 Februari 2026

Keutamaan Sahur Ramadan Menurut Syariat Islam

Sahur memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk tidak melewatkan sahur meskipun hanya dengan seteguk air.

Berikut adalah beberapa Keutamaan Sahur yang perlu Anda ketahui:

1.Sumber Keberkahan: Sahur mengandung keberkahan, baik dari sisi pahala karena mengikuti sunnah maupun dari sisi kesehatan fisik untuk menunjang ibadah.

2.Pembeda dengan Puasa Lain: Makan sahur menjadi ciri khas yang membedakan ibadah puasa umat Islam dengan kaum terdahulu (Ahli Kitab).

3.Mendapatkan Doa Malaikat: Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang bangun untuk melaksanakan sahur.

4.Waktu Mustajab untuk Berdoa: Waktu sahur termasuk dalam waktu sepertiga malam terakhir, di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan dan menjadi waktu terbaik untuk beristighfar.

Baca juga: 5 Keutamaan Baca Sholawat Jibril di Bulan Ramadan dan Doa Pelengkap Shalawat Nabi Malaikat Jibril

Tips Sahur Sehat Agar Tubuh Tetap Bugar
Bagi pemuda dengan aktivitas padat, tantangan terbesar saat berpuasa adalah rasa lemas dan kantuk di siang hari. Kunci agar tetap bertenaga terletak pada jenis nutrisi yang dikonsumsi saat sahur, bukan pada porsi makan yang berlebihan.

1. Memilih Karbohidrat Kompleks dan Protein
Pemilihan jenis karbohidrat sangat menentukan durasi rasa kenyang Anda. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga energi dilepaskan secara bertahap.

Ganti Karbohidrat: Gunakan nasi merah, oatmeal, ubi jalar, atau roti gandum sebagai pengganti nasi putih.
Cukupi Protein: Protein seperti telur, dada ayam, ikan, atau tempe sangat efektif untuk menahan rasa lapar lebih lama.

2. Memperbanyak Serat dan Menjaga Hidrasi
Serat membantu menjaga pencernaan dan memberikan rasa kenyang yang stabil. Selain itu, pola hidrasi yang benar mencegah dehidrasi selama cuaca panas.

3.Konsumsi Sayur dan Buah: Pilih sayuran hijau seperti brokoli atau buah tinggi air seperti semangka untuk menjaga cadangan cairan tubuh.
Pola Minum 2-4-2: Minumlah 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam, dan 2 gelas saat sahur untuk memenuhi kebutuhan air harian.

3. Mengatur Waktu dan Cara Makan
Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur adalah bagian dari sunnah yang memiliki manfaat medis. Makan terlalu cepat atau terburu-buru dapat mengganggu kerja sistem pencernaan.

4.Akhirkan Waktu Sahur: Santaplah makanan mendekati waktu Subuh agar cadangan energi tetap optimal saat memulai aktivitas pagi.

5. Makan dengan Perlahan: Mengunyah makanan dengan baik membantu otak memberikan sinyal kenyang lebih cepat, sehingga Anda terhindar dari makan berlebihan (overeating).

6. Menjalankan sahur dengan niat yang benar dan asupan nutrisi yang tepat akan membuat ibadah puasa Anda terasa lebih ringan dan bermakna. Dengan mempersiapkan diri secara spiritual melalui niat sahur Ramadhan dan secara fisik melalui pola makan sehat, Anda dapat tetap produktif meskipun sedang berpuasa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.