TRIBUNKALTIM.CO, SOLO - Persiba Balikpapan akan menghadapi laga penentuan nasib saat menantang Persipal Palu dalam lanjutan putaran ketiga Championship League di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (23/2/2026) malam.
Laga yang akan dimulai pukul 21.30 Wita ini menjadi momen krusial bagi tim berjuluk Beruang Madu untuk menjaga asa bertahan di Liga 2 musim ini.
Bermain di stadion netral, Persiba Balikpapan mencoba memanfaatkan situasi tanpa tekanan suporter tuan rumah.
Sementara itu, Persipal Palu juga harus beradaptasi karena tidak tampil di kandang sendiri.
Tiga poin menjadi harga mati bagi Persiba sehingga tambahan kemenangan akan sangat berarti untuk menjauh dari zona merah degradasi.
Baca juga: Berubah! Ini Jadwal Persipal FC vs Persiba Balikpapan Pekan ke-20 Championship Terbaru dan Lokasi
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, skuad Beruang Madu langsung menggelar sesi latihan setibanya di Solo, Sabtu malam.
Meski diguyur hujan, para pemain tetap menjalani latihan dengan intensitas tinggi di Stadion Sriwedari.
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, menegaskan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal sejak di Balikpapan.
Mulai dari pembenahan taktik, peningkatan fisik, teknik, hingga penguatan mental pemain telah menjadi fokus tim pelatih.
“Memang mereka tidak bermain di Palu dan tanpa dukungan suporternya, itu bisa menjadi keuntungan buat kami. Tapi dalam sepak bola semua punya peluang yang sama sebelum pertandingan dimulai. Saya harap pemain tetap fokus dan berusaha maksimal untuk meraih hasil terbaik,” tegas Leonard dalam konferensi pers di Solo.
Dari segi komposisi pemain, Persiba Balikpapan hanya kehilangan satu nama akibat akumulasi kartu, yakni Bintang Arrahim. Selebihnya, seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap diturunkan dalam laga penting ini.
Secara statistik, Persiba memiliki catatan positif atas Persipal dalam dua pertemuan terakhir dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Baca juga: Hari ini Persiba Balikpapan Jamu Persiku Kudus, Leonard Tupamahu: Timnya Siap Tampil Habis-habisan
Namun, Leonard mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena. Evaluasi besar masih menjadi pekerjaan rumah, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Kudus menjadi catatan penting. Minimnya produktivitas gol menjadi sorotan utama tim pelatih jelang laga kontra Persipal.
“Kami evaluasi dari pertandingan terakhir yang berakhir 0-0. Itu jadi PR besar bagi saya dan tim, bagaimana caranya mencetak gol," tuturnya.
"Selain itu, pertahanan juga tetap harus kami jaga. Kami tidak boleh meremehkan lawan, karena kualitas tim di Liga 2 menurut saya merata dan bagus,” jelasnya.
Jika mampu tampil disiplin, tajam di lini depan, dan solid di pertahanan, Persiba berpeluang membawa pulang tiga poin krusial dari Solo hasil yang bisa menjadi penentu nasib mereka di kompetisi musim ini. (*)