TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terungkap sudah perlakuan ayah kandung ke NS, bocah 12 tahun yang tewas dengan luka bakar di sekujur tubuh.
Ayahnya, Anwar Satibi rupanya pernah memaksa NS menikah setelah lulus SMP.
NS masih sekolah kelas 1 SMP.
Dia berasal dari Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa, Kombes Pol dr. Carle Siagian menerangkan temuan dari hasil pemeriksaan tubuh NS.
Menurutnya ada banyak luka di sekujur tubuh NS.
"Luka bakar di anggota gerak di kaki kiri, punggung, area bibir dan hidung," kata Carles.
Ia tak menerangkan penyebab luka bakar tersebut.
"Kami tidak bisa menyebutkan apakah itu kekerasan atau bukan. Sepertinya karena panas yang menyebabkan luka bakar," katanya.
Sampai kini polisi masih melakukan pendalaman.
"Dokter forensik belum bisa memutuskan apakah ini sebuah penganiayaan atau bukan," katanya.
Baca juga: Pilu Ibu Kandung Anak Tewas di Sukabumi, 7 Tahun Dilarang Bertemu, Eks Suami Tutupi Tabiat Ibu Tiri
Anwar Satibi menuduh istri keduanya, atau ibu tiri NS sebagai pelaku.
Pasalnya dari video beredar, NS sempat menyebut nama ibu tiri sebelum meninggal dunia.
Berdasarkan pengakuan ibu tiri, kata Anwar, luka bakar disebabkan demam tinggi pada tubuh NS.
"'Si Raja kan sakit panas yah, jadi kalau sakit panas kulitnya jadi seperti itu pada ngegelembung'," kata Anwar menirukan ucapan ibu tiri.
Baca juga: Pilih Kasih Ibu Tiri di Sukabumi, Tega Paksa Anak dari Suami Minum Air Panas Sampai Melepuh
Ia mengungkap hubungan NS dan ibu tiri memang tidak baik.
Dia bahkan pernah menjadi korban kekerasan ibu tiri tahun lalu.
Anwar sampai membuat laporan polisi, namun berakhir damai.
"Hubungan sama ibu tirinya kurang baik, anak saya sering ngadu, 'ayah saya digini, di gini (dipukul). Saya suka membantah, itu untuk mendidik anak saya supaya lebih disiplin. Saya nerimanya positif aja," katanya.
Kini Anwar mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi terhadap jasad NS.
Dia ingin polisi menyelidik penyebab kematian anaknya tersebut.
"Kalau memang terbukti siapun itu yang melakukan kejahatan terhadap anak saya, saya minta dihukum seberat-beratnya, bila perlu hukuman mati," katanya.
Namun begitu kini publik disuguhkan dengan video lama berisi perbincangan Anwar dengan NS.
Dalam obrolannya, Anwar memaksa NS untuk menikah setelah lulus SMP.
Baca juga: Bantah Aniaya, Ibu Tiri di Sukabumi Sebut Anaknya Tewas karena Sakit Kanker, Beda dari Hasil Autopsi
"Tos lah engke mah kaluar SMP mah kawin nya. (Sudah lah, nanti lulus SMP nikah yah)," kata Anwar.
"Alim ah (gak mau ah)," jawab NS.
Meski sang anak sudah menolak, namun Anwar tetap memaksa.
"Alim alim kumaha make kudu alim. Maknya jeung bapak wae kitu. Geus weh ngke mah kaluar SMP mah kawin, rumah tangga, geuring aya nu ngurusan ku anak. (Gak mau gimana segala gak mau. Masa sama bapak terus gini. Udah lah nanti lulus SMP nikah, rumah tangga. Sakit ada yang ngurusin)," kata Anwar.
Ia mengungkap bahwa hingga kini NS masih begitu manja padanya.
Baca juga: "Ayah Maafin Dedek" Ucapan Terakhir Anak Diduga Disiksa Ibu Tiri di Sukabumi, Ayah: Hati Saya Sakit
Bahkan NS juga masih belum bisa mandi sendiri.
"Geus SMP kitu keneh, dimandiin keneh ku bapak teu era, teu. (Udah SMP masih gitu aja. Masih dimandiin sama bapak gak malu)," katanya.
Anwar Satibi mengatakan ke NS bahwa ia pun ingin memiliki cucu.
"Ayah ge hayang geura boga incu (ayah juga pengen cepat punya cucu)," katanya.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t