Tutup Selamanya, 5 Restoran di Indonesia Ini Pernah Jadi Ikon
GH News February 23, 2026 12:10 PM
Jakarta -

Meski sudah puluhan tahun berdiri, lima restoran di Indonesia ini berakhir tutup permanen. Kehadirannya pernah menjadi ikon hingga membuat para foodies bersedih ketika restoran harus tutup.

Nostalgia makan di restoran legendaris banyak disukai foodies karena memiliki kenangan tersendiri. Selain menunya, suasananya juga biasanya tetap nyaman dan tak berubah.

Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa restoran legendaris harus tutup selamanya. Penutupan ini tentunya membuat banyak pelanggan setia sedih hingga merasa kehilangan tempat makan penuh kenangan.

5 restoran legendaris di Indonesia yang berakhir tutup

1. Hard Rock Cafe Jakarta

Terkenal sebagai kafe dan restoran dengan konsep Rock N Roll, Hard Rock Cafe Jakarta dikabarkan tutup sebentar lagi. Hard Rock Cafe Jakarta bakal tutup 31 Maret 2023.Hard Rock Cafe Jakarta tutup 31 Maret 2023. Foto: Andhika Prasetia

Terkenal sebagai kafe dan restoran dengan konsep Rock 'n' Roll, Hard Rock Cafe Jakarta resmi tutup tahun 2023. Hal ini disampaikan lewat akun Instagram @hrcworldwide.

Kabar ini tentunya membuat banyak orang, terutama penggemar setia Hard Rock Cafe Jakarta terkejut. Ada banyak kenangan di balik resto dan kafe ikonik yang pertama kali dibuka di Indonesia pada tahun 1992 itu.

Jaringan Hard Rock International (HRI) memiliki ratusan cabang Hard Rock Cafe di berbagai negara. Di awal kedatangannya, Hard Rock Cafe Jakarta pertama kali berdiri tahun 1992 di Sarinah, Jakarta Pusat.

Kafe ini kemudian pindah ke gedung eX Plaza Indonesia. Lalu pada 2013, Hard Rock Cafe Jakarta pindah ke lokasi baru mereka di Pacific Place yang menjadi tempatnya berdiri hingga tutup pada 31 Maret 2023.

2. Restoran Cahaya Kota

Restoran Cahaya Kota di Gondangdia, Jakarta Pusat termasuk legendaris karena sudah ada sejak 1962. Dulunya restoran ini jadi tempat makan favorit mendiang Presiden Soekarno. Menu makannya lebih ke gaya Chinese dengan pilihan sekitar 100 menu.

Mulai dari mie goreng, ayam goreng mentega, seafood goreng, bubur, sop hingga bistik dengan porsi royal disajikan di sini. Sayangnya restoran legendaris ini pengunjungnya semakin menurun terkikis oleh waktu.

Apalagi pesanan makanan dari instansi pemerintah juga tak sebanyak dulu, membuat biaya operasional dan pemasukan restoran tak sebanding. Akhirnya pemilik Cahaya Kota memutuskan untuk menutup sementara restoran mereka untuk berbenah, renovasi dan menciptakan konsep baru yang lebih modern.

3. McDonald's Sarinah

McDonald's Sarinah merupakan gerai McDonald's pertama di Indonesia yang hadir pada 23 Februari 1991.

Selama bertahun-tahun, McDonald's Sarinah telah menjadi tempat makan favorit segala kalangan. Apalagi lokasinya yang strategis berada di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Namun pada 2020, McDonald's Sarinah ditutup sejalan dengan rencana manajemen Gedung Sarinah yang saat itu ingin merenovasi dan melakukan perubahan strategi bisnis pada bangunan. Penutupan sementara ini sempat membuat banyak pelanggan McDonald's Sarinah sedih.

Untungnya pada 1 Juli 2023, McDonald's kembali buka di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, gerainya kali ini berbeda. Bukan berada di Gedung Sarinah, melainkan di Gedung Jaya persis di seberang lokasi lama.

4. Restoran Rindu Alam

Restoran Rindu AlamRestoran Rindu Alam Foto: Restoran Rindu Alam

Pada awal 2020, kabar tentang ditutupnya Restoran Rindu Alam di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat meninggalkan berbagai kenangan untuk banyak orang.

Meski hanya sebuah restoran, tapi lokasinya yang berada persis di area kebun teh yang dingin dan sejuk, membuat Rindu Alam menjadi kawasan wisata paling ikonik dan terkenal di Bogor sejak tahun 1980-an.

Tempat ini pertama kali didirikan tahun 1970-an oleh Letjen TNI Ibrahim Adjie. Dengan tujuan agar para wisatawan bisa menikmati aneka makanan dengan pemandangan alam Puncak yang spektakuler.

Kemudian tahun 1980, barulah Restoran Rindu Alam dibuka untuk umum. Saat itu masih jarang restoran yang berada di ketinggian. Restoran Rindu Alam berhasil menarik minat pengunjung, karena tempatnya berada di 1.444 meter di atas permukaan laut. Meski sempat ada kabar bahwa Rindu Alam akan dibuka kembali tapi sampai sekarang belum ada perkembangannya.

Bangunan Restoran Rindu Alam dulu kini diisi oleh Liwet Asep Stroberi. Konsepnya masih sama, ada balkon untuk pengunjung menikmati suasana Puncak yang asri.

5. Fisn n Co

Fish n Co. merupakan restoran seafood asal Singapura. Berdirinya restoran ini berawal ketika dua orang pria melakukan perjalanan ke Afrika. Mereka adalah Mr. Lambert Yeo dan Mr. Ricky Chew. Kesuksesan Fish n Co. di Singapura membuat cabangnya dibuka di Indonesia dan digemari banyak orang.

Namun setelah 19 tahun beroperasi di Indonesia, restoran Fish n Co. tutup permanen pada akhir 2022. Kabar ini disampaikan melalui unggahan di Insta Story, Fish n Co. Indonesia. Pihaknya mengumumkan gerai mereka bersama GF Culinary akan berhenti beroperasi mulai 31 Desember 2022.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelanggan setia yang telah mendukung dan mempercayai kami. GF Culinary akan terus menghadirkan pengalaman dalam menyantap makanan," tulis perwakilan GF Culinary.

Tentunya hal ini membuat banyak penggemar setia Fish n Co. di Indonesia sedih, bahkan sebelum penutupannya hampir semua gerai Fish n Co di Indonesia dipenuhi dengan pengunjung yang ingin menyantap makanan di sana untuk terakhir kali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.