TRIBUNNEWS.COM - Situasi ruang ganti Al Hilal dikabarkan memanas setelah hasil imbang 1-1 melawan Al Ittihad dalam lanjutan Liga Arab Saudi 2025/2026, Minggu (22/2/2026).
Sorotan utama tertuju pada Karim Benzema yang disebut-sebut terlibat perdebatan sengit dengan pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi.
Menurut sejumlah laporan, ketegangan itu terjadi di ruang ganti setelah jeda pertandingan kontra Al Ittihad.
Situasi semakin rumit karena beberapa pemain dikabarkan mulai mempertanyakan keputusan klub merekrut eks striker Real Madrid tersebut.
Tak hanya dengan timnya sendiri, Benzema juga disebut bersitegang dengan gelandang Al Ittihad, Houssem Aouar, yang menjadi pencetak gol penyeimbang dalam laga tersebut.
Isu memanas setelah Benzema diketahui meng-unfollow Aouar di Instagram, memicu spekulasi adanya konflik personal di luar lapangan.
Baca juga: Jadwal Liga Arab Saudi Pekan Ini: Al Hilal Dapat Lawan Berat, Kans Al Nassr Kukuh di Puncak
Di tengah situasi panas yang melanda Al Hilal, rival utama mereka, Al Nassr, justru berada dalam atmosfer penuh optimisme.
Al Nassr baru saja mencatat kemenangan telak 4-0 atas Al Hazem pada pekan lalu. Hasil tersebut bukan hanya mempertegas performa impresif mereka, tetapi juga membawa tim mengkudeta puncak klasemen Liga Arab Saudi 2025/2026.
Kini, klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu unggul satu poin atas Al Hilal dalam perburuan gelar.
Momentum kemenangan besar tersebut semakin memperkuat kepercayaan diri skuad asuhan mereka di fase krusial musim ini.
Di tengah isu yang sempat menyeret namanya dan memicu respons dari Liga Arab Saudi, Ronaldo tetap menunjukkan sikap tenang.
Liga sempat mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa “tidak ada individu yang menentukan keputusan di luar klub mereka sendiri,” menyusul perbincangan soal dinamika internal dan persaingan finansial antarklub.
Secara statistik, Al Hilal tercatat memiliki pengeluaran bersih sekitar £180 juta (sekitar Rp4 triliun) lebih tinggi dibanding Al Nassr sejak musim 2022/2023, saat Ronaldo pertama kali tiba di Arab Saudi.
Hal itu terjadi meski Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli mayoritas sahamnya sama-sama dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF).
Di sisi lain, Ronaldo sendiri menerima gaji fantastis, di mana per musimnya memperoleh bayaran fantastis mencapai Rp4,1 triliun. Sehingga sebagian pihak menilai ia tidak berada dalam posisi yang tepat untuk mengomentari kondisi finansial rival-rivalnya.
Namun megabintang Portugal itu menepis berbagai rumor dan spekulasi yang berkembang.
“Saya sangat bahagia. Seperti yang sering saya katakan, saya adalah bagian dari Arab Saudi,” ujar Ronaldo, dikutip dari Daily Mail.
“Ini adalah negara yang menyambut saya, keluarga saya, dan teman-teman saya dengan sangat baik. Saya bahagia di sini. Saya ingin terus tinggal di sini.”
Ia juga menegaskan bahwa fokus utama tim adalah mempertahankan posisi di puncak klasemen dan terus menekan para pesaing.
“Yang terpenting, kami terus berjuang. Kami berada di puncak. Tugas kami adalah menang, memberikan tekanan kepada rival, dan mari kita lihat. Kami berada di jalur yang benar.”
“Kami kembali, kami bagus, kami percaya diri. Pertandingan demi pertandingan. Kami dalam kondisi baik. Mari kita lihat apa yang akan terjadi," tambah mantan pemain Real Madrid itu.
Dengan kontras atmosfer antara dua rival besar tersebut, persaingan gelar Liga Arab Saudi musim ini kian memanas — bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga dalam dinamika di balik layar.
Pekan ini, Al Nassr berpeluang memperlebar jarak dari kejaran Al Hilal di papan klasemen Liga Arab Saudi 2025/2026.
Secara hitungan di atas kertas, Al Nassr menghadapi lawan yang relatif lebih ringan dibanding rival terdekatnya tersebut. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu dijadwalkan menghadapi juru kunci klasemen, Al Najma, pada Kamis (26/2/2026).
Sebaliknya, Al Hilal harus menjalani ujian yang lebih berat. Mereka akan berhadapan dengan tim peringkat kelima, Al Taawoun, pada Rabu (25/2/2026).
Perbedaan tingkat kesulitan lawan ini membuat pertandingan pekan ini berpotensi menjadi momen krusial dalam persaingan gelar.
Jika Al Nassr mampu memaksimalkan peluang dan Al Hilal terpeleset, jarak di klasemen bisa semakin melebar dan menambah tekanan dalam perburuan trofi musim ini.
(Tribunnews.com/Ali)