Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siapkan 200 Pengacara Untuk Dampingi Warganya
Eflin Rote February 23, 2026 05:41 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyiapkan 200 pengacara untuk mendampingi dan memonitor warga yang bekerja di luar daerah yang mendapatkan masalah untuk membantu proses hukum yang berjalan.

Dedi mengatakan seluruh warga Jawa Barat yang bekerja di luar, tanpa memandang profesi, wajib mendapatkan perlindungan dan pendampingan hukum.

Ia juga menyatakan ia telah menyiapkan tim hukum berjumlah 200 pengacara untuk mendampingi dan memonitor warga yang bekerja di luar daerah serta membantu proses hukum yang berjalan.

Baca juga: 9 Pekerja di Eltras Pub Maumere Tolak Temui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

"Saya bikin moratorium untuk seluruh warga Jabar yang kerja di luar, jenis apapun profesinya, nanti harus ada pendampingan hukum dan perlindungan hukum,  dan tim hukumnya saya punya 200 pengacara yang nanti bekerja mendampingi mereka, monitor mereka karena mereka harus lapor apa yang dialami," jelasnya saat kunjungannya ke Maumere, untuk menjemput 12 warganya yang terlibat dalam kasus dugaan TPPO, Senin 23 Februari 2026.

Di Maumere, Dedi Mulyadi turun langsung menjemput 12 warga asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di sebuah hiburan malam, di mana mereka bekerja sebagai lady companion (LC). 

Para warga dipulangkan ke Jawa Barat setelah dinyatakan dalam keadaan sehat dan siap mengikuti proses hukum atas kasus yang sedang ditangani penyidik.

Dedi menegaskan meskipun mereka dipulangkan terlebih dulu, proses hukum terhadap kasus dugaan TPPO tetap akan berjalan. (awk)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.