BOLASPORT.COM - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink memastikan timnya akan berjuang keras di AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026.
Menembus babak perempat final, Dewa akan menantang wakil Filipina Manilla Digger.
Laga tersebut akan digelar pada 5 dan 12 Maret mendatang dengan posisi Banten Warriors yang bertandang lebih dahulu.
Ini menjadi peluang terakhir wakil Indonesia untuk meraih perstasi di kancah Asia.
Sebelumnya, Persib Bandung sukses menembus hingga babak 16 besar ACL 2 2025/2026.
Riekerink menjelaskan bahwa jadwal yang akan mereka hadapi saat ini cukup padat.
Tepatnya, empat pertandingan Super League 2025/2026 dan dua laga di AFC Challenge League.
Dia tidak ingin mereka hanya fokus di liga dan melewatkan penampilan di Asia.
Mereka akan coba memanfaatkan pertandingan selanjutnya untuk bisa mendapatkan hasil terbaik.
"Kami akan memainkan enam pertandingan berturut-turut dalam tiga minggu."
"Dan dalam enam pertandingan ini, saya pikir empat pertandingan yang kita mainkan dalam kompetisi sama pentingnya dengan pertandingan di Asia," kata Jan Olde Riekerink dilansir BolaSport.com dari kanal YouTube Dewa United.
Pelatih asal Belanda ini menyadari bahwa mereka saat ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia.
Hasil maksimal tentu harus dikejar untuk mendapatkan koefisien liga menjadi lebih baik di Asia.
Menurutnya, saat ini mereka akan berjuang maksimal dan mempersiapkan diri dengan baik.
"Saya tahu ACGL penting bagi Indonesia," kata Jan Olde Riekerink.
"Jadi kita menyadarinya dan kita juga menghadapinya."
"Tapi empat pertandingan lainnya yang akan kita mainkan, menurut saya, memiliki nilai yang sama," ujarnya.
Bersaing di Asia, Riekerink menilai bahwa perjuangan yang akan mereka hadapi tidak akan mudah.
Apalagi, Manilla Digger saat ini juga merupakan tim papan atas di Filipina.
Dia memastikan bahwa Dewa akan memberikan penampilan terbaik dan berharap bisa lolos hingga babak final nanti.
Mereka sendiri memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni agar bisa bersaing ketat di ACGL dan liga.
"Kita harus mewakili Indonesia di dalam dan di luar negeri," ujarnya.