82 Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Sulteng Berebut 12 Jabatan Strategis
mahyuddin February 23, 2026 09:29 PM

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melaksanakan kegiatan penilaian potensi, kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Sulteng.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu Senin (23/2/2026)

Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Pengumuman Nomor 800.1.2.6/008/PANSEL-JPT/2026.

Dari total 85 peserta yang terdaftar, sebanyak 82 orang mengikuti tahapan penilaian, sementara tiga peserta lainnya tidak hadir.

Seleksi Terbuka Pemprov Sulteng 2026 1
SELEKSI TERBUKA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melaksanakan kegiatan penilaian potensi, kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Sulteng. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu Senin (23/2/2026)

Seleksi terbuka ini memperebutkan 12 jabatan strategis, yaitu

  • Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  • Kepala Dinas Lingkungan Hidup
  • Kepala Dinas Kehutanan
  • Kepala Pelaksana BPBD
  • Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik
  • Kepala BPKAD
  • Kepala Badan Kesbangpol
  • Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah
  • Direktur UPT RSUD Undata
  • Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
  • Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat
  • Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
  • Baca juga: Rapat Komisi III DPRD Sulteng, PT CPM Sepakati 9,2 Hektare Lahan Digarap Warga Lokal

Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah Sitti Asma Ul Husnasyah dalam sambutannya menegaskan bahwa tahapan penilaian uji kompetensi ini merupakan bagian krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis sistem merit.

“Proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme objektif untuk mengukur kesesuaian kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis para peserta dengan tuntutan jabatan yang akan diemban,” ujarnya.

Ia juga menekankan, tahapan ini bersifat menggugurkan sehingga seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh keseriusan, komitmen, dan integritas.

“Tunjukkan kemampuan terbaik secara objektif dan apa adanya, karena hasil yang diperoleh akan menjadi dasar pertimbangan penting dalam menentukan kelayakan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya,” kata Sittu Asma.

Pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi manajerial dan sosial kultural ini dikoordinir oleh Kepala UPT.

Penilain Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah terakreditasi A, dengan dukungan asesor bersertifikasi dan profesional di bidangnya.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Guru di Banggai, DSLNG Gelar Pelatihan AI, Coding Unplugged, dan Growth Mindset

Seluruh proses juga berada dalam pemantauan langsung Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instansi pembina manajemen ASN.

“Kami memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Sitti Asma.

Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang kuat guna mendukung peningkatan kinerja organisasi serta pelayanan publik yang semakin optimal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.