SURYA.co.id, SURABAYA - Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) pukul 21.30 WIB
Pertandingan ini menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama terluka usai menelan kekalahan, namun catatan head to head memperlihatkan duel yang relatif seimbang.
Dalam tujuh pertemuan terakhir, Persebaya dan PSM sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sementara tiga laga berakhir imbang. Catatan ini menunjukkan tidak ada tim yang benar-benar dominan.
Pertemuan terakhir pada 6 Desember 2025 di Gelora B. J. Habibie berakhir imbang 1-1.
Sebelumnya, Persebaya sempat menang tipis 1-0 di kandang PSM pada 7 Maret 2025.
Baca juga: Resmi ! Harga Tiket Persebaya Surabaya vs PSM Makassar, Bonek Sambut Laga Penting
Namun, empat dari lima laga terakhir lebih banyak berakhir imbang, termasuk skor 0-0 di Batakan (28 Februari 2024) dan 1-1 di Gelora Bung Tomo (23 Oktober 2024).
Tren ini memperlihatkan bahwa duel Persebaya vs PSM cenderung ketat dan minim gol.
Persebaya unggul tipis dengan satu kemenangan lebih banyak dalam lima pertemuan terakhir, tetapi PSM selalu mampu memberi perlawanan keras.
Persebaya datang dengan kondisi mental yang tertekan setelah kalah 1-3 dari Persijap Jepara.
Pelatih Bernardo Tavares menyoroti kesalahan elementer dan lemahnya antisipasi bola mati. “Kami kebobolan dari transisi dan bola mati. Itu tidak normal bagi kami,” ujarnya seusai laga, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Persebaya Surabaya Siap Bangkit PSM Jadi Ujian Berat di GBT, Ayo Rek Wani !
Kapten Bruno Moreira menegaskan tim tidak boleh larut dalam kekecewaan. “Kami harus melakukan yang lebih baik sekarang, melihat ke depan dan meraih kemenangan,” katanya. Persebaya kini tertahan di posisi kelima klasemen dengan 35 poin.
PSM juga datang dengan luka setelah kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada Jumat (20/2/2026).
Pelatih Tomas Trucha meminta pemain menegakkan kepala. “Kita adalah pejuang di lapangan. Kita punya motto Ewako,” tegasnya dalam konferensi pers.
Tim Juku Eja kini tertahan di peringkat 13 dengan 23 poin, hanya berjarak lima poin dari zona merah.
Atmosfer Gelora Bung Tomo diprediksi akan penuh sesak. Bonek siap memberi dukungan penuh, sementara PSM datang dengan semangat Ewako untuk membuktikan daya juang mereka.
Dengan catatan head to head yang seimbang, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Persebaya ingin menjaga posisi di lima besar, sementara PSM berjuang menjauh dari zona merah.