SURYAMALANG.COM, - Memasuki hari ke-6 Ramadhan yang jatuh pada Selasa, 24 Februari 2026, setiap Muslim diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui lantunan doa yang penuh makna.
Selain memohon perlindungan dari kemurkaan-Nya melalui doa harian, terdapat satu untaian kalimat populer yang dikenal sebagai Doa Sapu Jagat.
Doa yang bersumber dari Surat Al-Baqarah ayat 201 ini dipercaya sebagai permohonan paling sempurna karena merangkum seluruh aspek kebutuhan hidup manusia, mulai dari rezeki yang berkah di dunia hingga jaminan keselamatan dari siksa api neraka di akhirat kelak.
Dikutip dari Ditjen Pendis Kemenag RI, berikut doa Ramadhan hari ke-6, Selasa 24 Februari 2026:
Bacaan doa Ramadhan hari ke-6:
Arab:
Latin:
Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika wa lâ tadzhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn
Artinya :
Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-MU, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan.
Sebagai salah satu doa yang paling populer, Doa Sapu Jagat dibaca untuk memohon perlindungan dan keselamatan di dunia serta akhirat.
Bacaan doa sapu jagat terdapat di dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 201.
Disebut "doa sapu jagat" karena dengan membaca doa tersebut diharapkan dapat “menyapu” seluruh kebaikan yang dibutuhkan manusia di seluruh "jagat" atau alam kehidupan.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Malang Raya, Surabaya, Blitar Selasa 24 Februari 2026 Beserta Waktu Subuh
Menurut Kementerian Agama Maluku, kesempurnaan doa ini terletak pada cakupannya yang memenuhi kebutuhan hidup manusia secara lahir dan batin.
Di sisi lain, doa ini menjadi pengingat penting bagi setiap Muslim untuk tidak hanya mengejar kesuksesan dunia semata, melainkan tetap memprioritaskan persiapan bekal untuk kehidupan yang kekal di masa depan.
Dikutip dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kemenag (2013), bacaan doa sapu jagat sebagai berikut:
Latin: Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan berikan pula kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah ayat 201)
Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 201.
Menurut para mufasir seperti Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, dan Ath-Thabari, ayat ini adalah doa paling sempurna karena mencakup seluruh kebutuhan manusia yaitu dunia, akhirat, dan keselamatan dari azab.
Allah mengajarkan doa ini sebagai contoh permohonan terbaik bagi seorang mukmin.
Ayat ini juga menjadi penyeimbang dari ayat sebelumnya yaitu Al-Baqarah: 200, yang menyebutkan orang-orang yang hanya berdoa untuk kepentingan dunia saja.
Surat Al-Baqarah ayat 201 menunjukkan bahwa orang beriman sejati tidak hanya mengejar dunia, tetapi juga memikirkan kehidupan akhirat.
Dalam jurnal studi Islam berjudul Tujuan Pendidikan Islam Perspektif AlQur'an dan Hadits (Analisis Q.S Al Baqarah Ayat 201) oleh Ashhabul Kahfi, Ahmad Saefurridjal, dan Iskandar Mirza, 2024, dijelaskan bahwa para ulama menafsirkan kata hasanah fid-dunya dan hasanah fil-akhirah dalam ayat tersebut.
Baca juga: Niat dan tata Cara Sholat Dhuha Saat Ramadhan 2026 dengan Tulisan Latin, Lengkap Doa Setelah Sholat
Ibnu Katsir menegaskan, hasanah di dunia bukan hanya harta, tetapi segala sesuatu yang membawa kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah.
Hasanah fid-dunya dimaknai sebagai rezeki yang halal dan berkah, kesehatan dan keselamatan, ilmu yang bermanfaat, istri/suami yang saleh atau salehah, kehidupan yang tenang dan penuh keberkahan.
Sementara para mufasir sepakat bahwa kebaikan akhirat adalah tujuan utama, karena bersifat kekal dan menjadi balasan sejati bagi orang beriman.
Kata hasanah fil-akhirah ditafsirkan sebagai ampunan dosa, kemudahan saat hisab, masuk surga, selamat dari siksa kubur dan neraka.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, Abdul Latif Wabula, S.Sos.I., M.Pd. dalam laman Kementerian Agama, menulis manfaat membaca doa sapu jagat setiap hari.
1. Doa yang paling lengkap, mencakup kebaikan dunia dan akhirat
Doa Sapu Jagat dipandang sebagai doa yang paling lengkap karena memohon kebaikan hidup di dunia sekaligus keselamatan dan kebahagiaan di akhirat.
2. Mewujudkan keseimbangan hidup
Doa ini mengajarkan umat Islam untuk seimbang antara urusan dunia (ikhtiar, kerja, kehidupan sosial) dan urusan akhirat (ibadah dan amal saleh), yang menjadi ciri Islam moderat.
3. Memohon berbagai bentuk kebaikan duniawi
Makna hasanah di dunia mencakup kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta kehidupan keluarga yang harmonis dengan pasangan saleh atau salehah.
4. Mengharapkan keselamatan dan kebahagiaan akhirat
Hasanah di akhirat dimaknai sebagai kemudahan dalam hisab serta kesempatan masuk surga.
5. Perlindungan dari siksa api neraka
Bagian doa ini menjadi puncak keselamatan seorang hamba, yakni memohon agar dijauhkan dari azab neraka.
6. Bentuk pengakuan dan ketergantungan kepada Allah
Doa Sapu Jagat bukan sekadar ucapan, tetapi wujud pengharapan, ketundukan, dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
7. Dianjurkan untuk diamalkan setiap hari
Karena kandungannya yang lengkap dan mendalam, doa ini dinilai sebagai doa yang paling sempurna untuk dibaca secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.
8. Menjadi sarana moderasi beragama
Doa ini menanamkan nilai bahwa dunia bukan untuk ditinggalkan, melainkan dijadikan jalan menuju ridha Allah dan kehidupan akhirat yang abadi.
(Tribunnews.com)