BOLASPORT.COM - Bandung bjb Tandamata harus menelan kekalahan dengan skor tipis 3-2 atas Jakarta Livin Mandiri. Meski begitu, semangat tim asal Kota Kembang itu patut diacungi jempol.
Ambisi Bandung bjb Tandamata untuk membidik kemenangan tiga angka atas Jakarta Livin Mandiri (JLM) rupanya belum juga dinaungi keberuntungan.
Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan dipaksa menyerah 2-3 (25-21, 26-28, 29-31, 25-22, 14-16) dari JEP dalam lanjutan Seri Sentul Putaran Kedua Babak Reguler Proliga 2026 di GOR Chandradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Kabupaten Bogor, Minggu (22/02/26) malam WIB.
Meski pertandingan ini sudah tidak lagi menentukan bagi Bandung bjb Tandamata, namun semangat yang diperlihatkan Cindy dan kawan-kawan pada pertandingan tersebut, wajib diapresiasi.
Hanya saja 'dewi fortuna' masih belum memihak mereka.
"Harapan saya tadinya ingin menutup perjalanan kami di Proliga tahun ini dengan memberikan yang terbaik lah, walaupun kami sudah gak masuk final four," ungkap Kepala Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, usai pertandingan.
"Tapi kan bisa lihat sendiri, kelemahan kita ada di mana."
"Ini kan banyak pemain juniornya, sehingga sulit untuk menaikkan moril mereka ketika kalah secara berturut-turut."
Sementara itu, Cindy selaku kapten Bandung bjb Tandamata, tetap berlapang dada.
Ia bahkan mengaku puas karena ia dan rekan-rekan bisa menampilkan performa terbaik di pertandingan kali ini.
"Walaupun kita kalah, tapi kita happy dan lepas mainnya. Hari ini kita memang tidak menargetkan menang atau kalah. Tapi kita hanya ingin menampilkan yang terbaik hari ini."
"Jadi ya menurut Cindy, kita puas di pertandingan kali ini. Hanya saja memang belum rejekinya untuk menang," timpal pemain yang akrab disapa Cendol tersebut.
Bandung bjb Tandamata sejatinya memang terlihat tampil lepas dan enjoy, tidak seperti di laga-laga sebelumnya. Sebaliknya, JLM yang ngotot menang demi tiket final four.
Kondisi berbeda diantara kedua tim, membuat pertandingan berjalan ketat. Hingga masuki sembilan menit pertandingan, kedua tim sama kuat 5-5.
Selanjutnya, kedua tim saling susul dalam perolehan poin. Hingga time out pertama, Bandung bjb Tandamata memimpin 8-7.
Jual-beli poin kembali mewarnai pertandingan kedua tim.
Hingga memasuki 27 menit pertandingan, Tiara dan kolega memimpin 23-19 dan memastikan kemenangan set pertama 25-21. Bandung bjb Tandamata unggul 1-0.
Kondisi JLM yang tidak ingin kehilangan peluang lantaran wajib menang demi tiket final four, tampil menakan sejak awal set kedua.
Pun, Bandung bjb Tandamata ogah kendor dan terus memepet. Hingga time out pertama set kedua kedudukan 8-6 untuk keunggulan JLM.
Situasi itu dimanfaatkan Yolla dan kawan-kawan untuk terus pertahankan keunggulan hingga 16-12.
Yolla Yuliana dan kawan-kawan kian berada di atas angin setelah memperlebar jarak 20-15.
Namun lima poin beruntun yang diraih Bandung bjb Tandamata bisa menyamakan 20-20.
Skor imbang kembali terjadi 21-21, 24-24, 25-25, 26-26.
Sayang, JLM akhirnya bisa menutup set kedua 28-26, sekaligus 1-1 bagi kedua tim.
Aksi 'jual-beli' poin kembali mewarnai pertandingan sejak awal set ketiga.
Namun kali ini, giliran Bandung bjb Tandamata yang memimpin poin demi poin, hingga mulai menjauh 8-5.
Akan tetapi JLM bisa menyamakan skor 12-12, sebelum Cindy dan kawan-kawan kembali menjauh 16-12.
JLM lagi-lagi bisa menyamakan skor 18-18, 19-19, sebelum balik memimpin 20-19, 21-20, 22-20.
Beruntung, spike dari Madeline dan block dari Sanger kembali membuat skor imbang 22-22.
Sejak itu, aksi jual-beli poin kembali terjadi hingga skor sama kuat, 25-25, 26-26, 27-27, 28-28, 29-29.
Pada akhirnya Yolla dan kawan-kawan bisa menutup set ketiga 31-29, sekaligus memimpin kedudukan 2-1.
Set keempat yang bisa menjadi penentu kemenangan, buat JLM kian percaya diri.
Pasalnya, dalam kurun waktu kurang dari lima menit, Yolla Yuliana dan kawan-kawan unggul tiga poin, 8-5.
Keunggulan itu diperlebar hingga 10-6, 12-8, dan 14-9.
Namun Cindy dan kolega kembali bisa memangkas jarak hingga sanggup menyamakan skor 20-20 sebelum balik memimpin 21-20, 22-21, 23-21, 24-22.
Sebuah serve ice dari Calista akhirnya jadi penentu kemenangan Bandung bjb Tandamata untuk menyamakan kedudukan 2-2, usai menutup set keempat 25-22.
Yolla dan kawan-kawan akhirnya memenangkan pertandingan 3-2, usai menutup set kelima dengan skor 16-14.
Dengan hasil itu, JLM kini memiliki poin yang sama dengan Jakarta Electric PLN (JEP), yakni 18 poin.
Bedanya, JEP lebih unggul dua set kemenangan ketimbang JLM.