Makanya kami dorong melalui program Wenak, mudah-mudahan dengan bantuan alat usaha ini, usahanya semakin lancar dan bisa semakin berkembang,

Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyalurkan bantuan modal usaha kepada pemilik warung untuk mengembangkan usahanya melalui program Warung Naik Kelas (Wenak) yang telah bergulir sejak 2021.



Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengungkapkan, sejak diluncurkan program Wenak pada 2021 hingga 2025 telah menyasar sekitar 1.559 warung rakyat dan bantuan diberikan kepada pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha mereka bisa berkembang.

"Makanya kami dorong melalui program Wenak, mudah-mudahan dengan bantuan alat usaha ini, usahanya semakin lancar dan bisa semakin berkembang," kata Ipuk saat menyalurkan bantuan tersebut di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Senin.

Dia menjelaskan, program Wenak dibuat agar usaha kecil bisa naik kelas dan lebih kuat karena banyak warung rakyat yang sebenarnya punya potensi berkembang.



Ipuk memaparkan setiap penerima juga mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp1 juta dan dana itu bisa dipakai memperbarui peralatan, menambah stok dagangan, atau memperbaiki usaha yang sudah berjalan, dan penerima juga difasilitasi untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

"Program Wenak memang ditujukan bagi usaha mikro yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan data penerima diusulkan oleh desa atau kelurahan, lalu diverifikasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan," kata dia.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan, penerima bantuan program Wenak merupakan orang-orang yang berbeda tiap tahunnya.

"Program Wenak ini juga mendapatkan dukungan dari banyak pihak, ada sejumlah perusahaan yang menyalurkan CSR-nya untuk program ini," kata Nanin.