Jadwal Imsak Hari Ini Tenggarong Kalimantan Timur, Cek Waktu Buka Puasa 6 Ramadan 2026
Amiruddin February 24, 2026 04:29 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Intip jadwal imsak hari ini di Tenggarong, Kalimantan Timur, yang dilengkapi waktu buka puasa 6 Ramadan 2026, atau Selasa (24/2/2026).

Sekadar diketahui, Tenggarong adalah ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur ( Kaltim ).

Kabupaten Kutai Kartanegara terletak di bagian tengah Kalimantan Timur, berbatasan langsung dengan Kota Samarinda di sebelah timur.

Perlu Tribuners ketahui juga, Imsak adalah istilah dalam tradisi Islam yang merujuk pada waktu berhenti makan dan minum menjelang dimulainya puasa Ramadan. 

Sedangkan waktu buka puasa saat Ramadan dimulai sejak masuk waktu Maghrib (saat matahari terbenam).

Pada 6 Ramadan 1447 H atau Ramadan 2026 kali ini, waktu Imsak di Tenggarong, sekira pukul 04.56 WITA.

Sedangkan waktu buka puasa di Tenggarong, yakni pukul 18.32 WITA.

Tribuners bisa klik di sini, untuk jadwal buka puasa dan waktu Imsak di Tenggarong sebulan penuh pada Ramadan 1447 H . 

Anda juga bisa klik di sini untuk link download jadwal buka puasa dan waktu Imsak di KTenggarong sebulan penuh Ramadan 1447 H. 

 

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ini Tarakan Kalimantan Utara 3 Ramadan 1447 H: Waktu Imsak dan Buka Puasa

Jadwal Imsakiyah Ramadan Tenggarong

6 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.46

Zuhur: 12.29

Asar: 15.42

Magrib: 18.32

Isya: 19.41

7 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.46

Zuhur: 12.29

Asar: 15.42

Magrib: 18.32

Isya: 19.41

8 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.45

Zuhur: 12.28

Asar: 15.41

Magrib: 18.32

Isya: 19.41

9 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.45

Zuhur: 12.28

Asar: 15.40

Magrib: 18.32

Isya: 19.40

10 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.45

Zuhur: 12.28

Asar: 15.40

Magrib: 18.31

Isya: 19.40

11 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.45

Zuhur: 12.28

Asar: 15.39

Magrib: 18.31

Isya: 19.40

12 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.18

Duha: 06.45

Zuhur: 12.28

Asar: 15.38

Magrib: 18.31

Isya: 19.39

13 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.17

Duha: 06.44

Zuhur: 12.27

Asar: 15.38

Magrib: 18.31

Isya: 19.39

14 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.56

Subuh: 05.06

Terbit: 06.17

Duha: 06.44

Zuhur: 12.27

Asar: 15.37

Magrib: 18.30

Isya: 19.39

15 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.17

Duha: 06.44

Zuhur: 12.27

Asar: 15.36

Magrib: 18.30

Isya: 19.39

16 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.17

Duha: 06.44

Zuhur: 12.27

Asar: 15.35

Magrib: 18.30

Isya: 19.38

17 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.16

Duha: 06.44

Zuhur: 12.27

Asar: 15.34

Magrib: 18.30

Isya: 19.38

18 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.16

Duha: 06.43

Zuhur: 12.26

Asar: 15.34

Magrib: 18.29

Isya: 19.38

19 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.16

Duha: 06.43

Zuhur: 12.26

Asar: 15.33

Magrib: 18.29

Isya: 19.37

20 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.55

Subuh: 05.05

Terbit: 06.16

Duha: 06.43

Zuhur: 12.26

Asar: 15.32

Magrib: 18.29

Isya: 19.37

21 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.54

Subuh: 05.04

Terbit: 06.16

Duha: 06.43

Zuhur: 12.26

Asar: 15.31

Magrib: 18.29

Isya: 19.37

22 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.54

Subuh: 05.04

Terbit: 06.15

Duha: 06.42

Zuhur: 12.25

Asar: 15.30

Magrib: 18.28

Isya: 19.36

23 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.54

Subuh: 05.04

Terbit: 06.15

Duha: 06.42

Zuhur: 12.25

Asar: 15.29

Magrib: 18.28

Isya: 19.36

24 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.54

Subuh: 05.04

Terbit: 06.15

Duha: 06.42

Zuhur: 12.25

Asar: 15.28

Magrib: 18.28

Isya: 19.36

25 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.53

Subuh: 05.03

Terbit: 06.15

Duha: 06.42

Zuhur: 12.25

Asar: 15.27

Magrib: 18.28

Isya: 19.36

26 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.53

Subuh: 05.03

Terbit: 06.14

Duha: 06.41

Zuhur: 12.24

Asar: 15.26

Magrib: 18.27

Isya: 19.35

27 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.53

Subuh: 05.03

Terbit: 06.14

Duha: 06.41

Zuhur: 12.24

Asar: 15.25

Magrib: 18.27

Isya: 19.35

28 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.53

Subuh: 05.03

Terbit: 06.14

Duha: 06.41

Zuhur: 12.24

Asar: 15.24

Magrib: 18.27

Isya: 19.35

29 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.52

Subuh: 05.02

Terbit: 06.13

Duha: 06.40

Zuhur: 12.23

Asar: 15.23

Magrib: 18.26

Isya: 19.34

30 Ramadan 1447 H

Imsak: 04.52

Subuh: 05.02

Terbit: 06.13

Duha: 06.40

Zuhur: 12.23

Asar: 15.22

Magrib: 18.26

Isya: 19.34

 

- Niat puasa Ramadan

Dalam buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

Berikut bacaan niat puasa Ramadan :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

- doa buka puasa

Berikut ini doa buka puasa:

Lafaz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafaz Kedua,

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

- Amalan saat sahur dan buka puasa

Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf menyampaikan, Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang.

Sementara, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak.

"Amalan sunah yang dituntunkan Rasulullah SAW adalah mempercepat atau mensegerakan Takjil atau berbuka puasa, dan mengakhirkan dalam melakukan sahur," ujar Imam dalam tayangan YouTube Tribunnews.com.

Menurutnya, amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tersebut menyenangkan untuk dilakukan oleh orang yang berpuasa.

"Ini amalan yang mudah juga menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau berbuka lebih cepat?"

"Siapa yang tidak senang kalau sahur di akhir agar puasa kita lebih baik," ungkapnya.

Imam Makruf menambahkan, melakukan amalan sunah akan menambah pahala di bulan Ramadan.

"Ibadah di bulan Ramadan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala."

"Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadan," jelas dia.

Disclaimer:  Jadwal Imsakiyah dan buka puasa ini bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.