Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembukaan dan pengembangan rute domestik baru yang akan memperluas akses transportasi, pariwisata, serta pergerakan ekonomi antar-wilayah,

Makassar (ANTARA) - Sinergi antara PT Angkasa Pura Indonesia (API) dan Indonesia AirAsia terus diperkuat guna mendorong peningkatan konektivitas udara di wilayah Timur Indonesia melalui pembukaan empat rute baru AirAsia.

"Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembukaan dan pengembangan rute domestik baru yang akan memperluas akses transportasi, pariwisata, serta pergerakan ekonomi antar-wilayah," kata CEO Region VI PT Angkasa Pura Indonesia, Handy Heryudhitiawan di Makassar, Senin malam.

Dia mengatakan, penguatan konektivitas udara menjadi kunci pemerataan pembangunan nasional, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Menurut dia, peran bandara sebagai simpul transportasi harus dioptimalkan agar mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan sektor unggulan daerah.

Hal senada disampaikan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggus Eko Tri Gandeguai.

Ia menyatakan kesiapan untuk pengadaan infrastruktur dan layanan bandara untuk mendukung pembukaan rute-rute baru AirAsia, sekaligus memastikan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap terjaga.

Sementara itu, dari pihak maskapai, Head of Indonesia Affairs & Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi mengungkapkan bahwa AirAsia berkomitmen memperluas jaringan penerbangan domestik, khususnya ke kota-kota di KTI yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata besar seperti Makassar di Sulsel, Kendari (Sultra), Palu dan Luwuk (Sulteng).

“Pembukaan empat rute baru ini yakni Surabaya, Luwuk, Kendari dan Palu ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah serta memberikan pilihan penerbangan yang terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Rute-rute tersebut akan menghubungkan Makassar dengan beberapa kota strategis di KTI, termasuk Kendari dan sejumlah destinasi lainnya, sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan penerbangan nasional.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala UPT Museum Mandala & Societeit de Harmonie yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan, Meriani Tenriawaru menilai, sinergi ini akan berdampak positif terhadap pengembangan pariwisata Sulsel.

Menurut dia, kemudahan akses transportasi udara akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan nusantara ke berbagai destinasi budaya dan sejarah di daerah.

"Apalagi di Sulsel Toraja masih menjadi ikon pariwisata di daerah ini yang dikenal hingga mancanegara, butuh dukungan konektivitas dalam dan luar negeri," katanya.

Head of Indonesia Affairs & Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi (tengah) bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggus Eko Tri Gandeguai pada sosialisasi pembukaan rute baru AirAsia di Makassar, Senin (23/2/2026) malam. ANTARA/ Suriani Mappong