TRIBUNKALTIM.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,1 pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 01.41.07 WIB.
Berdasarkan informasi awal, titik gempa berada di koordinat 8,89 Lintang Selatan dan 110,55 Bujur Timur, atau sekitar 99 kilometer barat daya Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 24 kilometer.
BMKG menyampaikan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan penyampaian data, sehingga hasil pengolahan masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk dan proses analisis lebih lanjut.
#Gempa Mag:3.1, 24-Feb-2026 01:41:07WIB, Lok:8.89LS, 110.55BT (99 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:24 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
BMKG menyediakan beberapa sumber resmi untuk memantau gempa bumi secara cepat dan langsung:
1. Gempa Bumi Real-time BMKG – Menampilkan daftar gempa terbaru termasuk waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, dan lokasi.
2. Halaman Gempa Bumi Terkini BMKG – Informasi gempa bumi terbaru yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
3. InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) – Situs inti untuk informasi gempa signifikan dan potensi tsunami, termasuk katalog kejadian penting.
4. Aplikasi Resmi Info BMKG – Aplikasi mobile untuk Android dan iOS yang menyediakan informasi gempa bumi real-time, prakiraan cuaca, kualitas udara, serta potensi tsunami.
Berikut langkah mudah untuk cek gempa terkini:
1. Buka situs utama BMKG: https://www.bmkg.go.id/
2. Pilih menu “Gempabumi & Tsunami”.
3. Klik “Gempabumi Terkini” atau “Real-time” untuk melihat daftar gempa terbaru.
4. Informasi gempa muncul lengkap dengan data magnitudo, lokasi, dan waktu kejadian.
Dengan aplikasi Info BMKG, Anda juga dapat menyalakan notifikasi gempa di ponsel, sehingga mendapat peringatan dini ketika kejadian terjadi.
BMKG mengoperasikan jaringan seismograf luas dan sistem peringatan dini gempa serta tsunami untuk memberi informasi cepat dan akurat kepada publik.
Dalam sistem InaTEWS, informasi gempa dan potensi tsunami dapat terbit hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, dengan parameter seperti:
Info ini sangat penting untuk langkah keselamatan. ([BMKG Content][8])
Baca juga: Barusan! Info BMKG Gempa Lombok Hari Ini dan Pusat Gempa Terkini 2 Menit yang Lalu, Tips Keselamatan
Berikut langkah keselamatan yang disarankan jika terjadi gempa:
Sebelum Gempa
Saat Gempa
Setelah Gempa