Grid.ID – Selama ini, Ashanty sering kali dijuluki netizen sebagai sosok ibu sambung idaman. Hal ini karena kedekatannya yang luar biasa dengan anak-anak Anang Hermansyah.
Di tengah viralnya kasus kekerasan anak yang melibatkan ibu tiri di Sukabumi, Ashanty akhirnya angkat bicara mengenai prinsipnya dalam mengasuh anak dan menjadi seorang ibu bagi Aurel dan Azriel Hermansyah.
Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2026), istri Anang Hermansyah ini memberikan pesan bijak tentang sosok ibu. Menurutnya, seharusnya peran seorang ibu dijalankan tanpa harus membedakan status kandung atau sambung.
Bagi Ashanty, kunci menjadi ibu sambung yang baik bukanlah dengan mengikuti kriteria tertentu yang rumit. Namun hanya dengan menjadi manusia yang jujur dan apa adanya dalam mengekspresikan kasih sayang maupun teguran.
"Bukan harus seperti apa, jadi manusia aja. Mau marah ya marahnya manusia, mau baik ya baiknya manusia. Jangan berpura-pura, jangan dibuat-buat, jadi manusia yang bener aja," ungkap Ashanty.
Ia menegaskan bahwa predikat "ibu" seharusnya melekat pada tanggung jawab moral seseorang, terlepas dari hubungan darah.
"Jadi ibu ya ibu, mau ibu sambung atau ibu kandung kan nggak ada bedanya. Jadi ibu yang baik selayaknya ibu yang bener aja gitu," tambahnya.
Teguran Keras bagi yang Belum Siap Mental
Kemarahan Ashanty memuncak saat membahas kasus NS (12) di Sukabumi yang diduga tewas setelah dipaksa meminum air mendidih oleh ibu tirinya. Ia bahkan mengaku sempat menangis seharian dan merasa lemas hingga tidak bisa bekerja karena terpukul melihat penderitaan korban.
Secara tegas, Ashanty memberikan wejangan tegas bagi para orang tua atau calon orang tua agar tidak memaksakan diri memiliki anak jika secara mental belum siap berkomitmen.
"Gini, kalau belum siap punya anak, nggak usah punya anak. Itu aja. Karena punya anak itu nggak segampang yang kalian pikirkan gitu lho," papar sang penyanyi.
"Karena aduh, kasihan anaknya yang jadi dampak. Orang tuanya kenapa, anak (yang kena). Orang tua kenapa, anak. Anak yang selalu jadi korban," tutur Ashanty.
Melihat kekejaman yang terjadi pada NS, Ashanty menyebut tindakan tersebut sudah di luar batas kemanusiaan.