Gubuk Penyimpanan Pakan Ayam di Bareng Jombang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Arie Noer Rachmawati February 24, 2026 07:13 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sebuah bangunan semi permanen di Dusun Banjarsari, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, hangus dilalap api pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Bangunan tersebut diketahui milik Sudirman dan difungsikan sebagai tempat menyimpan pakan ayam serta sejumlah barang elektronik.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi.

Saat itu, saksi tengah berada di dalam rumah dan mendengar suara keras seperti benda roboh dari arah gubuk.

Ketika diperiksa, api sudah membesar dan membakar bangunan berbahan bambu tersebut.

Baca juga: Jejak Kisah Bung Karno di Jombang, Soekarno Kecil Pernah Mengaji di Surau Panggung

Baca juga: Kecelakaan 3 Motor di Sumobito Jombang, Satu Pengendara Dilarikan ke Puskesmas

Penjelasan Polisi

Kapolsek Bareng, AKP Mustoib, membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, saksi segera memberi tahu pemilik gubuk dan meminta bantuan untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Bangunan yang terbakar bukan rumah tinggal, melainkan tempat penyimpanan pakan dan barang-barang lainnya," ucapnya dalam keterangan yang diterima TribunJatim.com pada Senin (23/2/2026) malam. 

Api dengan cepat menghanguskan seluruh isi bangunan.

Sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor Suzuki GP, tujuh karung pakan ternak, satu televisi, satu perangkat sound system, serta satu kipas angin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Api juga tidak sampai merembet ke rumah utama milik korban maupun bangunan warga sekitar.

Baca juga: Pemkab Jombang Perpanjang Seleksi JPTP, Sepi Peminat di Posisi Kepala Dinas Perkim

Pemicu Kebakaran

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, aparat menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

"Kabel terbuka yang berada di bagian alas bambu bangunan diduga menjadi sumber percikan api yang kemudian menyulut material mudah terbakar," ujarnya melanjutkan. 

Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.

Sejumlah petugas yang turun ke lokasi antara lain Kapolsek Bareng bersama anggota SPKT, Kanit Reskrim dan tim, serta personel BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jombang.

Setelah dilakukan pemadaman dan proses pendinginan, api berhasil dikendalikan.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya pada bangunan semi permanen yang rentan terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.