Reaksi Suami Saat Dengar Tyas Istrinya Pamer Anak Jadi WNA, LPDP Cek Pengabdian Arya
Ardhi Sanjaya February 24, 2026 09:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso, mengungkap reaksi Arya Pamungkas Iwantoro (API) setelah polemik istrinya, Dwi Sasetyaningtyas (DS) pamer anak mereka jadi Warga Negara Asing (WNA) di media sosial.

Mulanya, Dwi menyebut, dirinya beserta pihak LPDP terus mengikuti perkembangan di media sosial.

Terlebih, setelah polemik pernyataan Tyas (sapaan akrab Dwi Sasetyaningtyas), status Arya masih dipertanyakan lantaran diduga belum menunaikan kewajiban pengabdian pasca-merampungkan studi dengan beasiswa LPDP.

"Tentunya kita ikutin, kami di LPDP mengecek dengan tim hukum, tim pengelolaan alumni, semuanya mengecek status yang bersangkutan, terus kemudian dikaitkan dengan status AP."

Mengetahui dugaan belum rampungnya kewajiban pengabdian Arya, Dwi Larso lantas mengungkap bahwa pihak LPDP langsung mengirimkan surat undangan pemeriksaan.

Dwi mengungkap, Arya telah bersikap kooperatif.

"Tentunya kita langsung berikan surat undangan terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh AP dan alhamdulillah yang bersangkutan kooperatif, siap untuk menjalani pemeriksaan dan menerangkan apa yang terjadi sejak yang bersangkutan lulus sampai kemudian berusaha mencari pekerjaan di Indonesia dan kemudian melakukan riset, kemudian berlanjut bekerja di lembaga riset yang ada di UK," tutur Dwi.

Menurut Dwi, hal-hal tersebut telah dikonfirmasi dan dijelaskan oleh Arya dalam pemeriksaan dan pendalaman internal melalui platform konferensi video Zoom pada Senin pagi tadi.

"Itu disampaikan semua dan kami sudah sampaikan atas perjanjian itu tadi pagi sudah kita tindak lanjut. Jadi, antara jam 09.00 sampai jam 10.00 tadi kita lakukan secara Zoom pemeriksaan terhadap Saudara AP," ungkap Dwi.

Dari proses pemeriksaan ini, Dwi mengungkap, Arya terlihat sedih dengan polemik yang muncul atas pernyataan istrinya, Tyas.

"Saya dapat kesan memang Saudara AP ini kooperatif, memberikan seluruh data dan memahami terjadi polemik, dan tentunya secara tidak langsung juga yang bersangkutan sedih juga atas polemik yang kemudian muncul akibat tindakan dari istrinya," papar Dwi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.