TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sejumlah warga menemukan sesosok mayat di Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (23/2/2026) sekira pukul 14.00 Wita.
Korban diduga adalah S.T.N, seorang siswi SMP yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Jumat, 20 Februari 2026.
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno melalui Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga membeberkan kronologi kejadian.
Menurut Ipda Leo, Jumat, 20 Februari 2026, korban pergi ke rumah salah satu kerabat untuk mengambil gitar yang dipinjam.
Baca juga: Dramatis, Warga Evakuasi Jenazah Remaja Puteri di Rubit Sikka
Pada Malam harinya, keluarga mencari korban, namun tidak menemukan jejaknya.
Setelah itu, Minggu, 22 Februari 2026, keluarga korban membuat laporan kehilangan di Polsek Kewapante.
"Petugas bersama keluarga kemudian melakukan pencarian,"jelas Ipda Leo, Selasa (24/2/2026) pagi.
Selanjutnya, menurut Ipda Leo, Senin, 23 Februari 2026, pukul 14.00 Wita
keluarga melanjutkan pencarian.
Berdasarkan informasi kakak sepupu korban yang berada di Kupang, korban diperkirakan berada tidak jauh dari rumah kerabat.
Saat menyisir Kali Watuwogat, keluarga mencium bau menyengat dan menemukan tumpukan rerumputan dan kayu bambu.
Di bawah tumpukan itu, mereka menemukan sesosok mayat yang diduga korban.
Setelah penemuan, saksi I berinisial E.M (46) memanggil saksi II berinisial Y.E B (32) dan anggota keluarga lain untuk memastikan identitas korban.
"Mereka menghubungi kepala Desa Rubit dan kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Kewapante,"ujarnya.
Kemudian, pukul 15.00 Wita, Kapolsek Kewapante bersama anggota dan tim Inafis Polres Sikka tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Korban kemudian dibawa ke RSU TC Hilers Maumere.
Menurut dia, korban berinisial STN berusia 14 tahun kelas II SMP MBC Ohe.
Alamat tinggal di Dusun Romanduru, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang.
Kata dia, Polres Sikka telah melakukan serangkaian tindakan diantaranya,
menerima laporan keluarga, mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, membawa korban ke rumah sakit, mencatat keterangan saksi-saksi, melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian.
"Polisi memastikan penyelidikan masih berlangsung dan pelaku kasus ini belum diketahui,"ujarnya. (Sumber Humas Polres Sikka/kgg).