Strategi UT Purwokerto di Era Digital: Bekali Mahasiswa Skill Manajemen Waktu dan Personal Branding
Rustam Aji February 24, 2026 02:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang menerima mahasiswa tanpa seleksi masuk menjadi tantangan tersendiri bagi Universitas Terbuka (UT) Purwokerto.

Guna menjamin kualitas lulusan, institusi ini memperkuat strategi belajar mandiri melalui penguatan fundamental skill dan kompetensi personal.

Hal tersebut ditegaskan Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, di hadapan 238 mahasiswa dalam Seminar Akademik bertajuk Fundamental Skill and Strategy to be Success di Purwokerto, baru-baru ini.

"UT menerima mahasiswa dengan latar belakang sangat beragam tanpa seleksi masuk. Ini tantangan besar, maka penguatan kapasitas seperti ini penting untuk membangun ketangguhan mahasiswa dalam menjalani proses belajar," ujar Dr. Prasetyarti.

Kunci Sukses Kuliah Jarak Jauh Dalam sistem Pembelajaran Tinggi Jarak Jauh (PTJJ), manajemen waktu dan ketahanan mental menjadi fondasi utama.

Baca juga: Direktur UT Purwokerto: Mahasiswa Jarak Jauh Harus Tangguh, Mandiri, dan Pintar Kelola Waktu

Dr. Prasetyarti menekankan bahwa mahasiswa harus mampu mengubah pola pikir (mindset) agar tetap produktif meski tidak bertatap muka langsung setiap hari di kelas.

Selain kemampuan manajerial diri, mahasiswa dibekali strategi praktis problem solving dan kemampuan komunikasi.

"Mahasiswa harus mampu menggali potensi diri agar dapat berdampak nyata bagi institusi maupun bangsa," tambahnya.

Pentingnya Personal Branding di Era Digital Tak hanya soal akademik, UT Purwokerto juga menyoroti pentingnya daya saing di dunia kerja.

Pakar personal branding, Azzah ZM, turut dihadirkan untuk membekali mahasiswa cara membangun reputasi profesional sejak di bangku kuliah.

Baca juga: Bentuk Karakter Tangguh, UT Purwokerto Perkuat Kemandirian Belajar Mahasiswa Lewat Sistem Jarak Jauh

Mahasiswa diajak untuk mengoptimalkan profil digital seperti LinkedIn dan menyusun Unique Selling Point (USP) agar dilirik oleh industri.

Strategi ini dianggap krusial agar lulusan UT tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga citra profesional yang kuat di era digital.

Melalui kegiatan berkelanjutan ini, UT Purwokerto menargetkan mahasiswanya menjadi pribadi yang kompeten dan tangguh, serta mampu membuktikan bahwa sistem belajar jarak jauh bukan hambatan untuk berprestasi di tingkat nasional. (adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.