Sosok yang Biasanya Jadi Idola Brajamusti Kini Jadi Sasaran setelah PSIM Ditahan Imbang Bali United
adisaputro February 24, 2026 03:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Inilah profil sosok yang biasanya jadi idola Brajamusti yang kini dikabarkan menjadi sasaran setelah PSIM ditahan imbang Bali United. 

Sosok idola Brajamusti yang dimaksud, ialah Ze Valente, pemain sepakbola asal Paredes, Portugal.

Banjir kritikan itu terjadi saat PSIM Yogyakarta meraih hasil imbang dramatis saat menjamu Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

PSIM Yogyakarta harus puas bermain imbang dengan skor akhir 3-3.

Dalam laga itu, Laskar Mataram sempat berada dalam tekanan setelah tertinggal dari Bali United. 

Baca juga: Profil Pemain Kemarin Sore Jebolan Barito yang Potensi ke Liga 1 Malah Bersama PSS Sleman, BCS Cek

Namun situasi mulai berubah pada menit ke-65 ketika Savio Sheva mencetak gol keras yang membangkitkan semangat tim. 

Momentum semakin berpihak kepada tuan rumah setelah bek Bali United, Joao Ferarri, diganjar kartu merah usai melanggar Deri Corfe.

Unggul jumlah pemain membuat PSIM Yogyakarta lebih leluasa menekan. 

Ze Valente yang berperan sebagai pengatur ritme permainan menjadi pusat distribusi bola dalam upaya mengejar ketertinggalan. 

PSIM pun mampu menyamakan kedudukan hingga skor berakhir 3-3.

Meski berhasil bangkit dan terhindar dari kekalahan, hasil tersebut tetap memunculkan sorotan dari Brajamusti. 

Di luar dugaan, kritik justru mengarah kepada Ze Valente, Gelandang asal Portugal itu dinilai terlalu lama memegang bola dalam beberapa momen penting, termasuk pada peluang terakhir yang dinilai bisa dimaksimalkan lebih cepat.

Baca juga: Profil Alaeddine Ajaraie, Striker Pinjaman yang Akhirnya Pecah Telur Bersama Persija Jakarta

"Kesempatan terakhir Ze- mlah kesuenn ra dikrosing2 (Ze Valente punya kesempatan terakhir tetapi bola tak kunjung diberikan ke rekannya,-red)," tulis @benz04_

"Om Ze Valente ki nek ra nganggo kesuwen ngono pripun nggih.. tulung diterjemahke boso portugis, ben diwoco @zevalente.10 , btw maturnuwun (Ze Valente jangan terlalu lama membawa bola, terima kasih PSIM Yogyakarta,-red)," tulis @perjogjaan.

"ze, tulung tenan ritme permainanmu.. (Tolong perhatikan permainan mu, Ze Valente,-red)," tulis @arivalnr_

Sejumlah suporter meminta Ze Valente bermain lebih sederhana dan cekatan dalam mengambil keputusan agar aliran serangan PSIM Yogyakarta lebih efektif.

Namun di sisi lain, banyak pula yang tetap memberikan apresiasi atas kontribusinya.

Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente pada pertandingan melawan Persib Bandung pada pekan 3 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025).
Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente pada pertandingan melawan Persib Bandung pada pekan 3 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). (Instagram/psimjogja_official)

Mengenal Sosok Ze Valente

Dilansir TribunWow.com, ZE Valente ialah pemain sepak bola asal Paredes, Portugal, yang memiliki posisi sebagai Gelandang Serang. 

Dengan tinggi badan 1,80 meter dan kaki dominan kiri, Ze Valente dikenal sebagai gelandang serang yang mengandalkan visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuan mengatur tempo pertandingan. 

Dalam karier profesionalnya, ia berada di bawah naungan agen FGA.

Baca juga: Profil Hokky Caraka, Striker yang Mendadak Jadi Kiper saat Persib Bandung Vs Persita Tangerang

Saat ini Ze Valente membela PSIM Yogyakarta setelah resmi bergabung pada 1 Juli 2025. Kontraknya bersama Laskar Mataram berlaku hingga 31 Mei 2026. 

Ia didatangkan dengan status bebas transfer dari Persebaya, melanjutkan kiprahnya di sepak bola Indonesia yang sudah ia jalani sejak 2022.

Ia mengawali karier dari akademi Paredes di Portugal, kemudian menembus tim muda Paços Ferreira sebelum promosi ke level senior.

Namanya mulai berkelana ke berbagai klub Eropa seperti Desportivo Aves, Atl.

Baleares di Spanyol, Vizela, Doxa Katokopias di Siprus, Estoril, hingga Penafiel.

Petualangannya di Asia dimulai ketika ia bergabung dengan PSS Sleman pada Juni 2022, dari sana, performanya sebagai gelandang kreatif menarik perhatian Persebaya.

Musim 2025/2026 menjadi babak baru dalam kariernya setelah memilih bergabung dengan PSIM Yogyakarta.

Di klub ini, Ze Valente dipercaya menjadi motor permainan di lini tengah, berperan sebagai pengatur serangan sekaligus kreator peluang.

Dengan pengalaman bermain di Portugal, Spanyol, Siprus, hingga Indonesia, Ze Valente dikenal sebagai gelandang yang matang secara taktik.

Kaki kirinya menjadi senjata utama, baik untuk melepas umpan terobosan maupun tembakan jarak jauh.

Baca juga: Profil Wasit Majed Al-Shamrani: Kontroversi Laga Persib Vs Ratchaburi, Timnas Indonesia 2 Kali Sial

Profil Sosok Ze Valente

  • Nama lengkap              : José Pedro Magalhães Valente
  • Tanggal lahir / Umur    : 14 Mei 1994 (31)
  • Tempat kelahiran         :Paredes
  • Tinggi                              : 1,80 m
  • Kewarganegaraan        : Portugal
  • Posisi                              : Gelandang - Gel. Serang
  • Kaki dominan                : Kiri
  • Agen Pemain                 : FGA
  • Klub saat ini                   : PSIM Yogyakarta
  • Bergabung                      : 1 Juli 2025
  • Kontrak berakhir           : 31 Mei 2026
  • Harga pasar                   : Rp 6,52 miliar

Statistik sosok Ze Valente

  • PSIM Yogyakarta: 21 Pertandingan, 6 Gol, 3 Assist, 6 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 1.873 Menit Bermain. 
  • Persik Kediri: 43 Pertandingan, 10 Gol, 10 Assist, 6 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 3.525 Menit Bermain. 
  • Persebaya Surabaya: 29 Pertandingan, 6 Gol, 9 Assist, 6 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 2.433 Menit Bermain. 
  • FC Penafiel: 34 Pertandingan, 0 Gol, 3 Assist, 5 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 1.776 Menit Bermain. 
  • PSS Sleman: 18 Pertandingan, 2 Gol, 3 Assist, 2 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 1.399 Menit Bermain. 
  • GD Estoril Praia: 26 Pertandingan, 2 Gol, 7 Assist, 5 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 1.325 Menit Bermain. 
  • Doxa Katokopias: 19 Pertandingan, 0 Gol, 1 Assist, 2 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 1.081 Menit Bermain.
  • FC Vizela: 6 Pertandingan, 2 Gol, 0 Assist, 1 Kartu Kuning, 0 Kartu Merah, 500 Menit Bermain. 
  • Desportivo Aves (-2020): 55 Pertandingan, 3 Gol, 2 Assist, 4 Kartu Kuning, 1 Kartu Merah, 2.135 Menit Bermain. 

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Reva Renanda Alifa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.