TRIBUNPALU.COM - Jadwal buka puasa hari ini Selasa 24 Februari 2026 atau 6 Ramadhan 1447 H untuk Kota Palu dan sekitarnya.
Jadwal imsakiyah merupakan panduan waktu khusus selama bulan Ramadan.
Pada jadwal imsakiyah Ramadhan 2026, umumnya akan juga akan tercantum waktu imsak, subuh, terbit matahari, zuhur, asar, magrib, dan Isya yang disesuaikan dengan wilayah masing-masing.
Jadwal tersebut dapat menjadi acuan bagi umat Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk menjalankan ibadah puasa dan shalat selama bulan Ramadan.
Berikut ini disajikan Jadwal Imsakiyah Kota Palu, 5 Ramadan hari ini melansir kanal Ramadan Kebaikan Melokal.
Jadwal Imsakiyah Kota Palu
Minggu 22 Februari 2026
• Imsak : 04.44 WITA
• Subuh : 04.55 WITA
• Zuhur : 12.18 WITA
• Asar : 15.32 WITA
• Magrib (Buka Puasa) : 18.21 WITA
• Isya : 19.31 WITA
Bacaan niat puasa:.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā
Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Kata “Ramadhana” dianggap sebagai mudhaf ilaihi sehingga diakhiri dengan fathah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarr-nya. Sedangkan kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan lil mujawarah.
Niat ini bisa dilafalkan, namun niat yang hanya terbenak di hati pun sah menurut banyak ulama, selama disertai kesadaran dan keyakinan untuk berpuasa.
Doa menyambut Ramadhan dan niat puasa merupakan dua elemen penting persiapan spiritual yang membantu umat Islam memasuki bulan puasa dengan penuh kesungguhan dan harapan agar segala ibadah diterima oleh Allah SWT.
Dengan memahami makna dan tata cara doa serta niat puasa, umat Muslim diharapkan bisa menjalankan Ramadhan 1447 H/2026 dengan lebih khusyuk, tertib, dan penuh keikhlasan.
Doa Buka Puasa Ramadhan
Doa buka puasa ini dibacakan sebelum berbuka puasa atau dibacakan ketika adzan Maghrib berkumandang.
Lafal latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah
Artinya: Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah. (HR. Abu Daud no. 2010)
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin
Artinya:
"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."
Keutamaan Menyegerakan Waktu Berbuka
Menyegerakan waktu berbuka puasa Ramadhan merupakan salah satu sunnah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW.
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:
"Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."
Dengan mengikuti waktu berbuka puasa yang tepat, kita tidak hanya menghidupkan sunnah, tetapi juga melatih jiwa untuk selalu taat pada aturan Allah.
Selain itu, menyegerakan berbuka puasa juga memiliki manfaat kesehatan.
Hal tersebut karena tubuh membutuhkan asupan energi setelah seharian berpuasa.
Mengutip Baznas, berikut tata cara berbuka puasa Ramadhan sesuai sunnah Rasulullah SAW:
Menyegerakan Berbuka
Begitu waktu berbuka puasa yang tepat tiba, segera hentikan puasa dengan makanan atau minuman yang manis.
Membaca Doa Buka Puasa
Doa yang dianjurkan adalah:
"Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizq-ika-aftartu."
Artinya: Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, beriman kepada-Mu, dan berbuka dengan rezeki-Mu.
Berbuka dengan Kurma Atau Air Putih
Mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW yang berbuka dengan kurma atau air putih jika tidak ada kurma.
Shalat Maghrib Tepat Waktu
Setelah berbuka secukupnya, segera tunaikan shalat Maghrib.
Makan Malam setelah Shalat
Makan besar dilakukan setelah shalat Maghrib agar tetap fokus pada ibadah.
Dengan tata cara ini, waktu berbuka puasa yang tepat akan semakin bermakna dan berpahala.
Niat Puasa Ramadan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami‘i syahri Ramadhāni hādzihis sanati fardhan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadan tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala.”
Itulah doa menyambut bulan Ramadan, amalan-amalan sunnah yang bisa dikerjakan jelang datangnya bulan Ramadhan dan bacaan niat berpuasa di bulan Ramadan.