TRIBUNKALTIM.CO - Viral informasi peringatan dini bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kutai Kartanegara tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Unggahan akun Instagram @info_kukar menyampaikan imbauan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terkait potensi peningkatan cuaca ekstrem selama periode Januari hingga Maret 2026.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan genangan air yang dapat mengganggu keselamatan serta aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Viral! Keseruan Tabuh Beduk Sahur di Samarinda saat Bulan Ramadan 2026
Berdasarkan informasi dan peringatan dini dari BPBD Provinsi Kalimantan Timur, wilayah Kutai Kartanegara berpotensi mengalami peningkatan curah hujan, angin kencang, dan cuaca ekstrem dalam beberapa bulan ke depan.
Kondisi tersebut dapat memicu berbagai bencana, khususnya di wilayah rawan seperti daerah aliran sungai, kawasan perbukitan, dan permukiman padat penduduk.
Bencana hidrometeorologi adalah bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca dan iklim, terutama yang berkaitan dengan air (hidro) dan kondisi atmosfer (meteorologi).
Jenis bencana ini umumnya terjadi akibat curah hujan tinggi, angin kencang, atau perubahan cuaca ekstrem. Contohnya meliputi:
Baca juga: Polisi Tanggapi Video Viral Langgar Lalu-lintas Balikpapan, Bergerak Cepat untuk Menindak
Dalam pengumuman tersebut, Pemkab Kutai Kartanegara mengimbau seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk: