TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Jasad Awaluddin Nasution (40) warga Dusun I, Desa Pulau Rakyat Tua, Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Asahan, Selasa (24/2/2026).
Awaluddin dikabarkan hanyut setelah lompat dari jembatan kembar statuskuo Jalinsum Asahan, Kecamatan Pulau Rakyat, Minggu (22/2/2026).
Jasad korban ditemukan oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional, dan Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan.
Komandan Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Riki Harahap mengaku korban ditemukan berjarak satu kilometer dari lokasi pertama kali dinyatakan hanyut.
"Alhamdulillah, dipencarian hari ke 3 ini, korban atas nama Awaluddin Nasution ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan radius kurang lebih satu kilogram dari titik awal dinyatakan hanyut," kata Komandan Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Riki Harahap.
Katanya, korban kini telah dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.
Sebelumnya, Awaludin dikabarkan hanyut setelah melompat ke sungai. Informasi yang diterima tribun-medan.com, korban didatangi oleh oknum petugas kepolisian.
Diduga, korban nekat melakukan hal tersebut karena diduga adanya indikasi tindak pidana pencurian.
"Ada kasus pencurian yang menyangkut namanya itu. Yang saya tau soal kabel dan pencurian tabung gas," kata seorang pria yang tak mau disebutkan namanya.
Menurutnya, korban juga merupakan mantan narapidana yang sempat menginap di dalam sel penjara beberapa tahun lalu.
"Dia juga kalau ga salah pernah sekolah (dipenjara). Aku gamau sebut kasusnya apa, cuma ini pernah dipenjara," kata pria berbadan kurus itu.
Sementara, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi tersebut. Kanit Reskrim Polsek Pulau Raja, IPTU Wanter Simanungkalit enggan menjawab konfirmasi tribun-medan.com.
(cr2/tribun-medan.com)