Pemkot Gelar Posyandu 6 SPM, Beri Layanan Terintegrasi dari Kesehatan, Pendidikan, hingga Sosial
Aloisius H Manggol February 24, 2026 04:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pemkot Denpasar menggelar Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di tahun 2026 ini.

Hal ini merupakan upaya Pemkot untuk peningkatan layanan kesehatan dan pencegahan stunting bagi masyarakat di Kota Denpasar. 

Pelaksanaannya dilakukan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggandeng TP PKK Kota Denpasar.

Baca juga: TP PKK dan TP Posyandu Denpasar Laksanakan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak

Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha menyampaikan, pada gelaran Posyandu ini, juga turut dilibatkan beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, guna mensosialisasikan tentang program Posyandu 6 SPM di masyarakat.

"Masing-masing OPD terkait menyampaikan edukasi dan informasi kepada masyarakat. Peran kader Posyandu juga dalam hal ini menjadi penting, sebagai edukator bagi para peserta Posyandu," katanya.

Baca juga: Puluhan Titik Bencana di Bali, Terbanyak di Denpasar, Banjir, Pohon Tumbang, hingga Longsor

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyebut, selain digelar sebagai layanan kesehatan, acara ini juga mencakup intervensi dalam beberapa layanan lainnya yang terintegrasi, yakni pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.


Pihaknya menyebut, Posyandu masa kini tidak lagi hanya melayani layanan deteksi kesehatan pada bayi dan balita semata, namun terus berkembang dan membentuk sinergitas program yang berintegrasi. 


Posyandu mulai mengintegrasikan pola layanan kesehatan yang semakin kompleks dengan memberikan layanan yang selanjutnya mampu memberikan pola pelayanan yang melayani seluruh siklus hidup.


"Posyandu kini tidak hanya sebagai layanan kesehatan semata, namun semakin kompleks dengan pola integrasi layanan lainnya bagi masyarakat," kata Sagung Antari. 


Sekretaris I TP PKK, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan juga asupan gizi para lansia dan balita serta ibu hamil dapat terpenuhi dengan optimal melalui pemberian PMT pada Posyandu Paripurna ini.


"Pemberian PMT bagi balita, ibu hamil dan warga lansia ini adalah salah satu usaha  untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dimana dalam pelaksanaannya dirangkaikan dengan  pelaksanaan posyandu paripurna untuk memberikan pelayanan kesehatan," ujar Ayu Kristi. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.