Masih Masuk Musim Hujan, Cuaca saat Ramadan di Bangka Belitung Didominasi Panas saat Siang Hari
Hendra February 24, 2026 05:25 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) saat ini masih berada dalam periode musim hujan.

Kendati demikian, distribusi curah hujan terpantau tidak merata, dengan kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung cerah hingga cerah berawan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang, Nenden Wardani, menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan cuaca di Babel secara umum masih didominasi kondisi panas terutama pada siang hari.

"Wilayah Babel masih berada dalam periode musim hujan, namun distribusi curah hujan tidak merata. Secara umum, prakiraan beberapa hari ke depan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai siang hari. Potensi hujan tetap ada, terutama pada siang, sore, atau malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang," ujarnya kepada Bangkapos.com, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan analisis model atmosfer yang digunakan BMKG, pola hujan selama Ramadan cenderung bersifat lokal.

Artinya, beberapa wilayah dapat mengalami hujan, sementara wilayah lainnya tetap didominasi kondisi panas pada siang hari.

Kondisi tersebut telah dirasakan masyarakat sejak awal Ramadan yang dimulai pada 19 Februari lalu.

Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca di Kota Pangkalpinang dan daerah sekitarnya lebih sering terpantau panas dengan curah hujan yang relatif minim.

BMKG menilai, fenomena ini masih selaras dengan karakter musim hujan di wilayah kepulauan seperti Babel, di mana pertumbuhan awan hujan kerap dipicu oleh pemanasan maksimal pada siang hari.

Akibatnya, hujan lebih berpotensi terjadi pada rentang waktu siang menuju sore atau malam hari.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan saat pelaksanaan ibadah malam hari.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara sporadis di sejumlah titik.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca panas yang cukup terik pada siang hari,

serta tetap memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi hujan maupun cuaca ekstrem yang dapat berkembang secara lokal.

"Berdasarkan analisis model, distribusi hujan selama Ramadan cenderung tidak merata. Beberapa wilayah dapat mengalami hujan, sementara wilayah lain tetap didominasi kondisi panas pada siang hari," jelas Nenden.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.