Ramadan di Lapas Kediri, Program One Day One Juz Bangun Disiplin Warga Binaan
Sri Wahyuni February 24, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Program One Day One Juz menjadi fokus utama pembinaan keagamaan selama Ramadan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Kediri. 

Program ini diikuti para santri Pondok At-Taubah dengan target membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari secara mandiri.

Pelaksanaan program One Day One Juz tidak dilakukan secara serentak dalam satu waktu tertentu. 

Setiap Warga Binaan menyesuaikan jadwal membaca dengan aktivitas harian yang telah ditetapkan di dalam lapas.

Meski demikian, komitmen menyelesaikan satu juz per hari tetap menjadi target bersama.

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk membangun kedisiplinan dan kesadaran pribadi. 

"Kami ingin mereka belajar mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap target ibadahnya sendiri," katanya, Selasa (24/2/2026).

Menurut Solichin, pendekatan mandiri dinilai lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan positif.

Dengan pola tersebut, Warga Binaan tidak hanya mengejar target bacaan, tetapi juga melatih konsistensi dan pengendalian diri selama menjalani Ramadan.

Baca juga: Mbak Cicha Buka Pondok dan Bazar Ramadan, Tekankan Peran Ibu di Ketahanan Keluarga dan UMKM Kediri

Melalui One Day One Juz, Lapas Kelas IIA Kediri berharap Ramadan menjadi momentum pembinaan spiritual yang lebih terarah, sekaligus mendorong perubahan perilaku Warga Binaan secara berkelanjutan.

"Harapan kami supaya program ini bisa bermanfaat dan memberikan dampak positif pada warga binaan," ujarnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.