Tribunlampung.co.id - Seorang suami pergoki istri ngamar dengan sopir di sebuah kamar indekos.
Dilansir BanjarmasinPost.co.id, kejadian pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.
Kasus berawal dari sang suami yang curiga istrinya tak pulang.
Lalu memutuskan menggerebek istri jelang waktu makan sahur.
Video penggerebekan ini pun viral di media sosial Facebook.
Baca Juga Oknum Pegawai Pajak Terciduk Ngamar dengan Rekan Sekantornya, Digerebek Suami Sah
Dalam video yang beredar, sang suami datang membawa anggota kepolisian untuk melakukan penggerebekan.
Pria tersebut diketahui berinisial H, seorang sopir travel.
Sementar sedangkan perempuan berinisial S merupakan ibu rumah tangga.
Keduanya kini telah diamankan di Polres Lubuklinggau untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ps Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Dedi Ardiyanto melalui Kanit Reskrim, Ipda Hari Ardiansyah membenarkan adanya pristiwa penggerebekan tersebut.
"Ya semalam kita melakukan penggerbekan atas dugaan perselingkuhan," ujar Hari.
Hari menuturkan penggerbekan bermula ketika pihak Polsek Lubuklinggau Selatan ditelpon A suami dari pelaku untuk meminta tolong pendampingan menggerebek istrinya S.
"Bang tolong, saya mau grebek istri saya. Selanjutnya bersama empat anggota kita langsung meluncur ke lokasi," ujarnya.
Ketika tiba di lokasi kosan itu suami S dan Polisi sempat mencari-cari kamar, karena kondisi kamarnya banyak pihaknya pun sempat kebingungan.
"Kemudian ada salah satu penghuni kosan itu cewek, cewek itu nunjuk ke kami dan mengatakan itu pak yang baru," paparnya.
Selama ini ternyata pelaku H itu memang tinggal di indekos tersebut, sementara S itu sering datang ke tempat itu.
"Mereka itu baru balik dari Palembang, mereka masuk pukul 10.00 Wib," katanya.
Menurut penuturan A suami pelaku mengatakan, memang selama ini mereka sedang ribut dan istrinya itu pergi meninggal rumah.
"Suaminya A ini sudah lama curiga dan ada firasat bahwa istrinya ada pria idaman lain.
"Sebelumnya pernah hendak juga dilakukan penggerebekan, tapi ketika ditelusuri S itu sedang berada di Palembang," tutupnya.