TRIBUNNEWS.COM - Jadwal Liga Champions yang digelar Rabu dini hari, 25 Februari 2026, akan menjadi penentu nasib beberapa tim besar Eropa.
Inter Milan dan Atletico Madrid memiliki nasib serupa menjelang bergulirnya leg kedua kali ini.
Inter Milan dan Atletico Madrid diambang tak lolos ke fase 16 besar.
Kedua tim mutlak harus menang dengan catatan gol sesuai hasil leg pertama lalu.
Inter Milan memerlukan kemenangan saat berhadapan dengan Bodo/Glimt di San Siro.
Baca juga: Gelut Pemanasan Chivu sebelum Kawal Inter Milan Ladeni Bodo/Glimt di Liga Champions
Sedangkan Atletico Madrid juga harus menang saat menghadapi Club Brugge.
Atletico Madrid memiliki jalan lebih lebar daripada Inter.
Tim asuhan Diego Simeone ini hanya perlu memenangkan pertandingan dengan selisih satu gol saja untuk lolos ke babak selanjutnya.
Hal itu berasal dari hasil yang mereka dapatkan di leg pertama lalu ketika menahan imbang Club Brugge dengan skor 3-3.
Keuntungan lainnya adalah Atletico akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.
Mereka otomatis akan mendapatkan dukungan dari ribuan penggemar yang bakal membakar semangat Antoine Griezmann dan kawan-kawan.
Lain halnya dengan kisah yang harus dijalani Inter Milan.
Sang mantan juara Liga Champions ini terancam tak lolos ke babak 16 besar.
Mereka tak bisa berbuat banyak saat kalah cukup telak dari Bodo/Glimt, tim asal Norwegia, di leg pertama.
Nerazzurri kandas dengan skor 1-3 yang membuat perjuangan mereka semakin berat.
Setidaknya Inter memerlukan kemenangan dengan jarak tiga gol dari Bodo/Glimt untuk memastikan langsung lolos ke fase selanjutnya.
Atau, Inter bisa mengulur kesempatan di waktu normal dengan membuat selisih dua gol yang akan membuat pertandingan berpindah ke tambahan waktu.
Status tuan rumah harus dimanfaatkan Nerazzurri untuk membalas kekalahan 3-1 yang terjadi di leg pertama.
Permainan mereka tak berkembang dengan para pemain tak bisa menampilkan intensitas yang konsisten.
Pihak Inter menyebut lapangan sintetis yang ada di markas Bodo/Glimt menjadi penyebabnya.
Mereka menganggap lapangan tersebut tak sesuai standar yang digunakan di pertandingan profesional.
Inter bahkan melayangkan protes resmi ke UEFA untuk meninjau kelayakan markas Bodo/Glimt.
Rabu, 25 Februari 2026
(Tribunnews.com/Guruh)