BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Deretan pelaku UMKM penjual takjil meramaikan Bazar Ramadan Ngabubuart 2026 Kabupaten Bangka Tengah yang digelar di halaman eks Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangka Tengah.
Sejak dibuka pada awal Ramadan, bazar ini menjadi salah satu titik favorit masyarakat Koba untuk berburu makanan dan minuman berbuka puasa. Beragam jenis kuliner, mulai dari kue tradisional hingga minuman segar, dijajakan para pelaku UMKM yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan, agenda ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Algafry dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Selasa (24/2/2026).
Menurut Algafry, acara serupa akan terus digalakkan dalam setiap moment sebagai dorongan menumbukan peluang produktif yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Melalui Bazar Ramadan ini, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya UMKM. Ini juga menjadi ruang strategis bagi masyarakat dan generasi muda pelaku ekonomi kreatif di Bangka Tengah,” imbuhnya.
Untuk itu dirinya juga mengapresiasi panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antarpihak, khususnya event organizer dan seluruh panitia. Semoga kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata dia.
Disisi lain, Algafry mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat membangun daerah.
“Kita jadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat semangat persaudaraan serta meningkatkan gotong royong dalam membangun Bangka Tengah yang lebih maju," ucapnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)