Gempa Bumi Terkini M2,2 Guncang Majalengka Rabu saat Sahur, BMKG: Pusat di Darat
Dedy Herdiana February 25, 2026 06:35 AM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Majalengka pada Rabu (25/2/2026) saat sahur dengan pusat gempa darat.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Majalengka pada pukul 03.48 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 21 Km Selatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 Km.

Namun dalam informasinya, BMKG masih menyatakan disclaimer, karena informasi gempa bumi tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.2, 25-Feb-2026 03:48:29 WIB, Lok: 7.03 LS - 108.24 BT, 21 km Selatan KAB-MAJALENGKA-JABAR, Kedlmn: 14 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (25/2/2026) jelang subuh.

Baca juga: 2 Gempa Bumi Terkini Guncang Pangandaran dan Tasikmalaya Selasa Siang, BMKG Ungkap Info Lengkapnya

Sebelumnya, 2 kali gempa terkini di Priangan, Jawa Barat mengguncang Pangandaran dan Tasikmalaya pada Selasa (24/2/2026) siang dengan pusat gempa di laut dan darat.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Pangandaran pada pukul 12.46 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,6.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 76 Km Tenggara Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 24 Km.

"Info Gempa Mag:3.6, 24-Feb-2026 12:42:02 WIB, Lok: 8.01 LS - 107.87 BT, 76 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 24 km ::BMKG," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (24/2/2026) siang.

Baca juga: Baru Saja Gempa Bumi M2,3 Guncang Cianjur Selasa Pagi, BMKG: Pusat di Darat

Kemudian, BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Tasikmalaya pada pukul 13.25 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,1.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 7 Km Tenggara Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun BMKG masih memberikan disclaimer terkait data informasi gempa bumi ini.

BMKG menyebutkan bahwa informasi gempa bumi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.1, 24-Feb-2026 13:25:28 WIB, Lok: 7.36 LS - 108.24 BT, 7 km Tenggara KOTA-TASIKMALAYA-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (24/2/2026) siang.

Sebelumnya, gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Cianjur pada Selasa (24/2/2026) pagi dengan pusat gempa di darat.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Cianjur pada pukul 06.57 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,3.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 29 Km Tenggara Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 167 Km.

Namun BMKG masih memberikan disclaimer terkait data informasi gempa bumi ini.

BMKG menyebutkan bahwa informasi gempa bumi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.3, 24-Feb-2026 06:57:41 WIB, Lok: 7.06 LS - 107.26 BT, 29 km Tenggara KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 167 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (24/2/2026) pagi.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini M2,2 Guncang Bogor Senin Malam Tadi, BMKG: Pusat di Darat

Sebelumnya, gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Bogor pada Senin (23/2/2026) malam dengan pusat gempa di darat.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Bogor pada pukul 20.51 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 30 Km Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 16 Km.

"Info Gempa Mag:2.2, 23-Feb-2026 20:51:20 WIB, Lok: 6.70 LS - 106.55 BT, 30 km Barat Daya KOTA-BOGOR-JABAR, Kedlmn: 16 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Senin (23/2/2026) malam.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini M2.6 di Jawa Barat Guncang Purwakarta, BMKG: Pusat di Darat

Sebelumnya, gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Purwakarta pada Senin (23/2/2026) pagi.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Purwakarta pada pukul 05.59 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,6.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 19 Km Barat Daya Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 12 Km.

"Info Gempa Mag:2.6, 23-Feb-26 05:59:17 WIB, Lok: 6.70 LS - 107.34 BT (19 km Barat Daya KAB-PURWAKARTA-JABAR), Kedlmn: 12 km ::BMKG," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Senin (23/2/2026) pagi.

Sebelumnya, gempa terkini di Priangan, Jawa Barat mengguncang Pangandaran pada Sabtu (21/2/2026) malam, jelang salat tarawih.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi mengguncang Pangandaran pada pukul 19.01 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 8 Km Timur Laut Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 87 Km.

"Info Gempa Mag:2.2, 21-Feb-2026 19:01:15 WIB, Lok: 7.64 LS - 108.54 BT, 8 km Timur Laut KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 87 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (21/2/2026) malam.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini M2,2 di Priangan Guncang Bandung Sabtu Pagi, Ini Kata BMKG

 

Skala Gempa

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

Gempa bisa terjadi kapan saja.

JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.