Jakarta (ANTARA) - Penangan banjir dan perbaikan infrastruktur menjadi usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kelapa gading, Jakarta Utara.

“Sebagian besar usulan warga berkaitan dengan perbaikan infrastruktur dan penanganan banjir,” kata Camat Kelapa Gading Anita Permatasari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Secara keseluruhan, kata dia, total usulan yang berhasil diakomodir mencapai 221 usulan, yang nantinya akan dibawa ke tingkat kota.

Ia mengatakan usulan terbanyak ditujukan kepada Suku Dinas Bina Marga sebanyak 67 usulan dan disusul Suku Dinas Perhubungan sebanyak 58 usulan.

Berdasarkan hasil Musrenbang, jumlah usulan yang diajukan dari tiga kelurahan mulai dari Kelurahan Kelapa Gading Barat terdapat 74 usulan fisik dan 21 usulan barang, dengan 58 usulan diakomodir.

Kemudian, Kelurahan Kelapa Gading Timur mengajukan 89 usulan fisik dan tiga usulan barang, dengan 65 usulan diakomodir. Dan Kelurahan Pegangsaan Dua mengajukan 93 usulan fisik dan 20 usulan barang.

Anita mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah hadir dan peduli terhadap kemajuan wilayahnya. “Kami berharap semua usulan yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu pembangunan Kelapa Gading menjadi lebih baik,” kata dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara Muhammad Andri saat menutup kegiatan forum kecamatan dalam sidang pleno Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading menyampaikan pemerintah akan terus berupaya merealisasikan usulan prioritas, terutama terkait masalah banjir dan infrastruktur.

“Kami akan terus berusaha memaksimalkan usulan yang ada agar bisa direalisasikan. Semoga usulan ini membawa manfaat, tidak hanya bagi warga Kelapa Gading, tetapi juga seluruh Jakarta Utara,” kata dia.

Ia menjelaskan Musrenbang merupakan forum yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat untuk membahas serta mengusulkan rencana pembangunan di wilayah mereka.

“Kegiatan ini bertujuan menampung aspirasi warga guna mendukung Jakarta menuju kota global,” ujar Andri.

Setelah sidang pleno ditutup, hasil Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading akan dilanjutkan ke tingkat kota untuk dibahas lebih lanjut sebagai bagian dari rencana pembangunan daerah.