Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menggelar buka puasa bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut dihadiri Forkopimda serta jajaran kepala dinas, aparatur sipil negara (ASN), serta jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.
“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk muhasabah diri, memperbaiki sikap, dan memperkuat kebersamaan,” ujar Suhaidi di hadapan para kepala dinas dan jamaah yang hadir.
Baca juga: Bupati Suhaidi Pimpin Rapat Persiapan Safari Ramadhan 1447 H di Gayo Lues
Ia juga mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar menjaga sikap dan perilaku, terlebih di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai ujian, termasuk dampak bencana beberapa waktu lalu.
Menurutnya, aparatur pemerintah sebagai abdi negara harus mampu menjaga perasaan dan kepercayaan masyarakat dengan bersikap sederhana serta menjauhi perilaku yang berlebihan.
“Kita ini pelayan masyarakat. Jangan sampai ada sikap atau gaya hidup yang melukai hati masyarakat, apalagi dalam suasana Ramadhan seperti ini,” tegasnya.
Suhaidi secara khusus menekankan agar ASN menghindari gaya hidup hedonisme yang dapat menciptakan jarak antara pemerintah dan masyarakat.
“Hindari gaya hedonisme yang dapat menciptakan sekat antara kita dengan masyarakat,” ungkapnya saat ditemui Serambinews.com usai berbuka puasa bersama.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi awal dari rangkaian Safari Ramadhan Pemkab Gayo Lues yang dijadwalkan akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan.
Melalui Safari Ramadhan, pemerintah daerah berharap dapat mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Momentum Ramadhan ini juga diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gayo Lues ke arah yang lebih baik.
Baca juga: Sikap Menteri Agama Datangi KPK Patut Diapresiasi, Warek UIN SUNA: Tunjukkan Integritas