TRIBUNNEWS.COM - Rekap hasil playoff 16 besar Liga Champions, empat tim tersisih setelah melakoni leg kedua pada Rabu (25/2/2026).
Empat tim tersebut adalah Qarabag, Olympiacos, Inter Milan, dan Club Brugge.
Atletico Madrid memulai pertandingan lebih dulu. Hasil 3-3 leg pertama menjadi modal bagi tim asuhan Diego Simeone.
Saat berlaga di Wanda Metropolitano, Atletico Madrid tak terbendung.
Alexander Sarloth mencetak hattrick (23', 76', 87')ditambah satu gol Johnny Cardoso (48'). Sementara Club Brugge hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat aksi Joel Ordonez (36').
Kemenangan itu memastikan Atletico Madrid berada di 16 besar Liga Champions dengan agregat 7-4 atas Club Brugge.
Di waktu yang berbeda, Newcastle masih terlalu tangguh untuk Qarabag. Buktinya, hanya dalam enam menit tim asuhan Eddie Howe mampu mencetak dua gol.
Gol pertama lahir dari sontekan Sandro Tonali yang memanfaatkan bola tepisan kiper Qarabag (4').
Tak sampai dua menit, giliran Joelinton yang mencatatkan namanya di papan skor pertandingan karena menyontek umpan silang Barnes.
Keunggulan dua gol The Magpies, julukan Newcastle bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, laga tak kalah seru.
Hanya dalam tempo tujuh menit 3 gol tercipta dari kedua tim.
Berawal dari gol Duran, pemain Qarabag untuk memperkecil ketertinggalan (51').
Namun hanya selang satu menit, pada serangan pertama Newcastle langsung membalas gol Duran lewat aksi Botman.
Pada menit ke-57 Jafarguliyev memperkecil ketertinggalan.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Newcastle menang agregat 9-3 atas Qarabag.
Di tempat yang berbeda, nestapa Inter Milan menciutkan wakil Italia di babak 16 besar.
Awalnya Napoli gagal lolos dari league phase, kini Inter gagal di babak playoff.
Dua wakil Italia lainnya, Atalanta dan Juventus juga berada di masa genting karena defisit gol dari leg pertama atas Dortmund dan Galatasaray.
Anak asuh Cristian Chivu sejatinya mendominasi permainan dalam 45 menit pertama.
Sebanyak 20 lebih percobaan dilepaskn oleh Esposito dan kolega, tapi sayang tidak ada yang berbuah gol.
Di awal babak kedua, Inter tidak mengendorkan serangan, tapi justru jadi petaka karena meninggalkan ruang di lini pertahanan.
Baris pertahanan yang renggang membuat pemain Inter kewalahan menghadapi presing pemain Bodo/Glimt.
Manuel Akanji akhirnya membuat kesalahan ketika melakukan backpass ke arah Sommer.
Bola dapat dicuri Blomberg sebelum melepaskan tembakan ke gawang dan ditepis Sommer dengan kakinya.
Bola kedua yang jatuh ke kaki Jens Petter Haude langsung disambar ke gawang kosong.
Gol tersebut menimbulkan kepercayaan diri bagi anak asuh Kjetil Knutsen.
Bodo/Glimt tak takut lagi membuka ruang untuk menyerang, termasuk dalam skema serangan balik yang cepat dan efisien.
Mantan penyerang AC Milan itu menjadi inisiator gol kedua timnya.
Umpan silang Hauge dari sisi kanan diterima Evjen yang kemudian melepaskan tembakan ke gawang Inter yang tak bisa dijangkau Sommer.
Inter hanya bisa mencetak satu gol balasan lewat sontekan Bastoni lima menit setelah gol Evjen.
Hasil tersebut membuat agregat 5-2 untuk kemenangan Bodo/Glimt atas Inter.
Dengan hasil tersebut, Bodo/Glimt menyegel satu tempat di babak 16 besar Liga Champions.
Perlu diketahui, Bodo/Glimt belum memainkan pertandingan Liga Norwegia sejak 30 November karena libur musim dingin.
Empat pertandingan kompetitif mereka di tahun 2026 di Liga Champions berakhir dengan kemenangan.
Menariknya, kemenangan itu diraih melawan tim elit Eropa.
Mulai dari mengalahkan Man City 3-1, Atletico Madrid 2-1, dan Inter Milan 3-1, 2-1.
Kamis, 26 Februari 2026
(Tribunnews.com/Sina)