Kesiapan Borneo FC Samarinda Jelang Jamu Arema, Kabar Baik dari Baker dan Habibi Jusuf
Budi Susilo February 25, 2026 08:07 AM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda enggan terlarut dalam kesedihan setelah tren positif mereka terhenti di tangan Dewa United pekan lalu.

Kini, skuat berjuluk Pesut Etam tersebut mengalihkan fokus sepenuhnya untuk mengamankan poin penuh saat menjamu Arema FC di Stadion Segiri, Kamis (26/2/2026) malam.

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa mentalitas anak asuhnya tetap kuat meski baru saja kehilangan posisi di puncak klasemen.

"Kami sangat optimis untuk meraih poin sebanyak mungkin. Jangan lupa, di putaran pertama kita bisa meraih 11 kemenangan beruntun. Kami masih berada di papan atas dan punya satu tabungan pertandingan tunda melawan Persib Bandung," ujar Fabio di tengah sesi latihan yang diguyur hujan di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (24/2/2026) sore.

Baca juga: Borneo FC Tersungkur dari Dewa United, Fabio Lefundes Tetap Optimistis Hadapi Arema

Fokus Recovery dan Kekuatan Kedalaman Skuat Menghadapi jadwal padat di bulan Ramadan, Fabio menyadari tantangan besar yang menanti.

Setelah Arema FC, Borneo FC sudah ditunggu tim-tim raksasa seperti Persija, Persebaya, hingga Persib.

"Laga melawan Dewa United menjadi pelajaran berharga. Kami harus melakukan recovery cepat. Tim lawan sangat respek kepada kami, itu terbukti dari cara mereka bertahan di akhir laga. Sekarang saatnya kami membalasnya di laga kandang," tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Update Medis Baker dan Habibi

Mengenai kondisi pemain, dokter tim Borneo FC Samarinda, Muchammad Arfada, membawa kabar baik terkait amunisi Pesut Etam. 

Mohammad Baker El Husseini yang absen di laga sebelumnya, kini kondisinya sudah mencapai 90 persen dan berpeluang masuk dalam daftar susunan pemain melawan Arema.

"Kondisi pemain secara keseluruhan bagus. Untuk Baker, progresnya sangat positif setelah pemulihan cedera lutut dan engkel. Kami harap dia segera bergabung penuh," jelas dr. Arfada.

Namun, untuk striker Habibi Jusuf, tim medis memilih untuk bersikap hati-hati.

Baca juga: Fabio Lefundes Soal Kekalahan Borneo FC dari Dewa United: Kami Banyak Peluang, Tapi Hasilnya Kurang

Meskipun sudah mulai berlatih dengan bola pasca-operasi ACL pada Agustus 2025 lalu, Habibi belum diizinkan merumput di kompetisi resmi sesuai protokol FIFA.

Habibi sudah masuk bulan ke-7 pemulihan. Pihaknya mengikuti protokol 8-9 bulan pasca-operasi untuk menghindari risiko cedera berulang. 

"Kami ingin dia benar-benar siap 100 persen sebelum kembali ke lapangan," tambahnya.

Dengan motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan dan dukungan penuh suporter di Samarinda, Borneo FC Samarinda siap membuktikan diri sebagai kandidat kuat juara musim ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.