TRIBUNTRENDS.COM - Tinggal di Belanda bersama sang suami dan anak-anaknya, sumber penghasilan Dwi Sasetyaningtyas membuat publik penasaran.
Dwi Sasetyaningtyas sendiri lebih sering membuat konten yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Isi kontennya pun tak jauh dari bidang yang ia geluti yakni kehidupan berkelanjutan atau sustainability.
Tak cuma menjadi influencer, wanita yang akrab disapa Tyas ini ternyata juga mengelola bisnis.
Bisnis yang digeluti Tyas pun juga bergerak di bidang sustainable living.
Bisnis Tyas disebut-sebut akan terdampak viralnya kasus yang menimpanya saat ini.
Padahal suami Tyas, Arya Iwantoro, dikenai sanksi harus mengembalikan dana LPDP yang totalnya disinyalir mencapai miliaran rupiah.
Akankah Tyas membantu sang suami mengembalikan dana LPDP ke Indonesia?
Baca juga: Mahfud MD Marah pada Dwi Sasetyaningtyas, tapi Minta Pemerintah Berbenah: Mau Cari Kerja Belum Dapat
Intip deretan bisnis yang dikelolanya.
Sustaination merupakan bisnis utama yang dikelola Dwi Sasetyaningtyas.
Sustaination adalah sebuah wadah atau platform yang bergerak di bidang gaya hidup berkelanjutan (sustainable living).
Platform tersebut memiliki kegiatan utama yakni mengedukasi masyarakat Indonesia untuk mengurangi jejak kerusakan lingkungan, mulai dari membuat pilihan konsumsi sehari-hari yang lebih bijak, hingga membagikan tips praktis tentang pengelolaan sampah rumah tangga, cara memilah sampah, serta memahami isu-isu lingkungan terkini dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Selain menjadi wadah untuk berbagi informasi, Sustaination juga memiliki toko online yang menjual berbagai produk ramah lingkungan.
Tyas bekerja sama dengan pengrajin dan UMKM lokal untuk memproduksi barang-barang reusable sesuai dengan konsep mereka.
Tujuan konsep sustainable sendiri agar mereka tetap bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Namun mereka juga tetap bisa mendulang rupiah dari produk-produk ramah lingkungan ini.
Hal ini sama seperti yang selama ini kerap dikampanyekan oleh Tyas dalam akun Instagram miliknya.
Kriteria produk yang dijual oleh Sustaination di antaranya yakni:
Cerita Kompos merupakan bisnis Tyas yang merupakan perpanjangan tangan dari Sustaination.
Kegiatan Cerita Kompos yakni mengedukasi masyarakat untuk memproduksi kompos secara mandiri.
Kompos-kompos yang diproduksi nantinya juga akan dijual sehingga bermanfaat bagi ekonomi sekaligus ekosistem.
Sejumlah program andalan Cerita Kompos yakni memprofuksi pupuk organik seperti metode Takakura, komposter aerob, dan pembuatan biopori.
Selain kompos, bisnis Tyas ini juga menyediakan alat-alat pendukung lainnya.
Baca juga: Tere Liye Tak Suka Dwi Sasetyaningtyas Buat Video Receh, Harusnya Privacy, Sebut Reaksi Publik Lebay
Bisnis Baik juga merupakan pundi-pundi rupiah yang dikelola oleh ibu dua anak tersebut.
Bisnis Baik fokus pada pemilik usaha (produsen) yang ingin menjalankan bisnisnya dengan prinsip etis dan ramah lingkungan.
BisnisBaikClub pun menjadi wadah para UMKM untuk belajar tentang bisnis.
Mereka bisa memulai dengan mempelajari cara membangun bisnis untuk mencari keuntungan hingga memberikan dampak positif bagi bumi dan sesama manusia.
Ada juga pertemuan para pengusaha UMKM untuk bertukar ide.
Dengan pertemuan ini, diharapkan para pemilik UMKM bisa memperkuat pasar produk mereka sehingga mampu bersaing di kancah nasional melalui BisnisBaikClub.
(TribunTrends/Ninda)