Striker PSMS Medan Clayton Da Silva Belum Cetak Gol, Begini Tanggapan Pelatih Eko Purdjianto
Randy P.F Hutagaol February 25, 2026 12:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Striker asing anyar PSMS Medan, Clayton Da Silva, mulai menunjukkan perannya bersama tim dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Meski belum mencetak gol, penyerang asal Brasil itu dinilai telah memberi kontribusi positif dalam dua laga awalnya berseragam Ayam Kinantan.

Sejak resmi didatangkan dengan status pinjaman dari Persis Solo, Clayton langsung mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Eko Purdjianto untuk mengisi starting line up. Kepercayaan tersebut dibayar dengan penampilan yang cukup menjanjikan di lini depan.

Pada laga debutnya saat PSMS Medan menjamu Sumsel United FC di Stadion Utama Sumatera Utara, 14 Februari lalu, Clayton tampil cukup meyakinkan. Dalam pertandingan tersebut, ia langsung menyumbangkan satu assist untuk gol yang dicetak Dani Saputra. 

Selain kontribusi assist, Clayton juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya di dalam kotak penalti lawan. Sayangnya, sejumlah kesempatan emas tersebut belum mampu ia konversi menjadi gol.

Pergerakan tanpa bola, duel udara, hingga kemampuannya membuka ruang menjadi nilai tambah dalam skema permainan PSMS. Kehadirannya membuat lini serang Ayam Kinantan terlihat lebih hidup dan variatif.

Penampilan keduanya terjadi saat PSMS Medan melakoni laga tandang ke markas Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2) lalu. Kembali dipercaya sebagai starter, Clayton berupaya tampil konsisten. 

Ia beberapa kali merepotkan lini pertahanan tuan rumah melalui penetrasi dan umpan-umpan terobosan yang membuka peluang bagi rekan setimnya.

Namun, Dewi Fortuna belum berpihak kepada tim berjuluk Ayam Kinantan. Beberapa peluang yang didapat Clayton kembali kandas setelah membentur penjaga gawang lawan atau melenceng tipis di atas mistar. 

Hingga peluit panjang berbunyi, PSMS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2 dan pulang tanpa membawa poin.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai performa Clayton sejauh ini menunjukkan progres yang positif. 

Ia melihat sang striker tidak hanya aktif dalam pergerakan, tetapi juga memiliki etos kerja dan keinginan kuat untuk segera memberikan dampak nyata bagi tim. 

Menurut Eko, indikator seorang striker mulai menyatu dengan permainan tim dapat dilihat dari kemampuannya menciptakan peluang dan berada di posisi yang tepat saat momen krusial.

“Dalam dua pertandingan itu dia beberapa kali punya peluang di depan gawang. Memang tidak semuanya terlihat, tapi yang jelas dia mau memberikan kontribusi besar untuk tim. Di pertandingan pertama dia sudah bikin assist, tapi sebagai pemain depan tentu dia juga punya target mencetak gol,” ujar Eko kepada Tribun Medan melalui seluler. 

Secara tidak langsung, Eko menegaskan bahwa peluang-peluang yang didapat Clayton merupakan sinyal positif karena menunjukkan insting dan positioning yang sudah berjalan baik. Ia menilai adaptasi pemain asal Brasil itu berlangsung relatif cepat, baik dalam memahami pola permainan maupun menjalin chemistry dengan rekan setim. 

Namun, ia juga menekankan bahwa sebagai ujung tombak, ukuran keberhasilan tetap ditentukan dari produktivitas gol.

Menurutnya, Clayton masih memiliki ruang untuk meningkatkan performa, terutama dalam penyelesaian akhir. Peluang-peluang yang tercipta sebenarnya sudah cukup baik secara proses, mulai dari pergerakan membuka ruang hingga keberanian melakukan duel satu lawan satu, hanya saja sentuhan terakhir belum maksimal.

“Dia masih bisa improve lagi. Yang pasti dia harus bisa bikin gol, karena dia pemain depan dan memang tugasnya mencetak gol. Kemarin ada beberapa peluang, ada yang kena kiper, ada yang melambung. Di pertandingan kedua juga kena kiper lagi. Secara peluang dan chance sudah ada, tapi akan lebih bagus kalau bisa menciptakan gol,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa evaluasi yang diberikan kepada Clayton bukan bentuk tekanan, melainkan bagian dari proses peningkatan performa tim secara keseluruhan. Ia ingin sang striker tetap percaya diri, namun lebih tenang dan efektif saat berada di depan gawang. Menurutnya, ketajaman seorang penyerang sering kali ditentukan oleh ketenangan dalam mengambil keputusan di momen-momen krusial.

Eko juga menegaskan bahwa dirinya telah menyampaikan pesan kepada seluruh pemain, termasuk Clayton, agar lebih tajam dan efektif dalam memanfaatkan setiap kesempatan yang tercipta. Ia optimistis dengan kualitas dan pengalaman yang dimiliki, Clayton mampu segera menjawab tantangan tersebut.

“Saya melihat dia punya kemampuan dan cukup cepat beradaptasi. Di pertandingan ketiga nanti dia harus memberikan kontribusi lebih lagi untuk tim. Artinya, dia harus bisa mencetak gol karena memang itu tugas utama seorang striker,” tegas Eko.

Dengan dua laga yang telah dilalui, Clayton Da Silva kini dihadapkan pada ekspektasi besar untuk segera membuka keran golnya bersama PSMS Medan. Ketajamannya akan sangat dibutuhkan Ayam Kinantan dalam upaya bersaing di papan klasemen Pegadaian Championship musim ini.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.