Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Beasiswa ini diharapkan menjadi stimulus dan motivasi agar mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan rutin, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan yang dapat memperkuat karakter.
DUA mahasiswi Prodi D3 Keperawatan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional pada awal tahun 2026.
Mereka adalah Inayah Asyad dan Juveren M.R. Selan yang sukses meraih penghargaan dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan Penerbit Indotama pada awal Januari 2026.
Dalam kompetisi yang digelar secara daring tersebut, Inayah Asyad berhasil meraih juara III pada Lomba Desain Poster Kesehatan. Sementara Juveren MR Selan meraih juara Harapan I pada Lomba Karya Tulis Puisi.
Koordinator Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Kupang, Irwan Budiana, M.Kep., menyampaikan, dua capaian ini menjadi prestasi pembuka di tahun 2026.
Irwan Budiana menegaskan, prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator kinerja utama institusi setiap tahunnya.
"Pada umumnya, baik jurusan maupun institusi menjadikan prestasi mahasiswa sebagai salah satu indikator kinerja utama. Tahun 2026 ini kami menargetkan 12 prestasi tingkat nasional serta beberapa prestasi internasional," ujar Irwan Budiana, Selasa (24/2) di kampus Poltekkes Kemenkes Kupang.
Menurut Irwan Budiana, prestasi tidak hanya menjadi ukuran capaian akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter mahasiswa.
Melalui berbagai kompetisi, mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman yang mampu membentuk kepribadian, kemandirian, serta kesiapan menjadi tenaga kesehatan yang berkarakter di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, kata Irwan Budiana, Poltekkes Kemenkes Kupang menyediakan sejumlah program beasiswa, termasuk beasiswa berprestasi.
Kedua mahasiswi tersebut berhak memperoleh beasiswa kategori berprestasi karena telah memenuhi syarat utama, yakni meraih prestasi di tingkat nasional.
"Beasiswa ini diharapkan menjadi stimulus dan motivasi agar mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan rutin, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan yang dapat memperkuat karakter," tambah Irwan Budiana.
Sementara itu, Inayah Asyad mengaku sangat senang, bersyukur, dan bangga atas prestasi yang diraihnya.
Inayah Asyad mengungkapkan, dirinya sudah terbiasa membuat desain poster dan juga aktif mengikuti lomba fotografi. Informasi lomba diketahui melalui media sosial sebelum akhirnya mendaftar secara daring.
"Bagi saya, juara bukanlah ukuran utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa terus mengembangkan bakat dan talenta dalam diri," ujar Inayah Asyad.
Hal senada disampaikan Juveren Selan. Juveren MR Selan bersyukur dapat mempersembahkan prestasi bagi diri sendiri, orang tua, dan kampus.
Lomba tersebut merupakan pengalaman pertamanya menulis puisi sekaligus pertama kali mengikuti kompetisi.
"Saya memang suka membaca puisi, tetapi ini pertama kalinya saya menulis dan langsung mengikuti lomba. Puji Tuhan bisa meraih juara," tutur Juveren MR Selan.
Keduanya berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. (rey)