Prabowo Temui Raja Yordania, Bahas Pemulihan Gaza hingga Investasi Strategis
Faisal Zamzami February 25, 2026 12:37 PM

 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN – Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian diplomasi luar negerinya dengan melakukan kunjungan kerja ke Yordania.

Presiden Republik Indonesia itu tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Selasa (24/2/2026), dan dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Abdullah II pada Rabu (25/2/2026).

Setibanya di wilayah udara Yordania, Pesawat Kepresidenan RI mendapatkan pengawalan kehormatan dari pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah.

Di bandara, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Putra Mahkota Yordania, Al Hussein bin Abdullah II, serta sejumlah pejabat tinggi kedua negara.

Dari pihak Indonesia, turut menyambut Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.

Presiden Prabowo juga didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Perjanjian Dagang AS-Indonesia: Ketahanan Pangan Prabowo dalam Ancaman

Bahas Pemulihan Gaza

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II yang berlangsung di Istana Al Husseiniya, Amman, menjadi agenda utama dalam lawatan selama 24–25 Februari 2026.

Kedua pemimpin dijadwalkan membahas strategi pemulihan Gaza, Palestina, serta penguatan kerja sama bilateral.

Isu Palestina menjadi perhatian penting mengingat Indonesia dan Yordania tergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza bersama sejumlah negara lain di kawasan.

Forum tersebut berfokus pada upaya mendorong gencatan senjata permanen, menciptakan perdamaian, serta mendukung kemerdekaan Palestina.

Yordania memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Israel dan wilayah Tepi Barat.

Sejak 2025, Indonesia dan Yordania juga berkolaborasi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Baca juga: Prabowo Setuju 20 Poin Perdamaian Gaza dari Trump, Berikut Isi Lengkapnya

Tindak Lanjut Kerja Sama Investasi

Selain isu geopolitik, pertemuan bilateral juga membahas tindak lanjut kerja sama investasi yang sebelumnya disepakati saat kunjungan balasan Raja Abdullah II ke Jakarta pada 14–15 November 2025.

Kala itu, Raja Abdullah II mengundang Indonesia untuk berinvestasi dalam tiga proyek strategis di Yordania, yakni pipanisasi gas, pembangunan jalan tol, dan sektor logistik.

Kedua negara juga menjajaki pembentukan Badan Pengelola Investasi di Yordania.

Kerja sama yang akan dimatangkan mencakup berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pertanian, pendidikan, urusan wakaf dan keagamaan, kesehatan, hingga sains dan teknologi.

Perkuat Kemitraan Strategis

Kunjungan ini menjadi lawatan kedua Presiden Prabowo ke Amman sejak menjabat sebagai Presiden RI.

Kunjungan perdananya berlangsung pada April 2025, yang diisi dengan pertemuan bilateral dan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis.

Tahun 2026 menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania.

Pemerintah berharap kunjungan ini semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah.

Dengan agenda strategis yang mencakup isu kemanusiaan global dan investasi multisektor, pertemuan Prabowo dan Raja Abdullah II diharapkan memberikan dampak nyata bagi stabilitas kawasan dan peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.