Tribungayo.com, SPORT – Persaingan papan atas daftar pencetak poin terbanyak di Proliga 2026 sektor putri kian memanas jelang berakhirnya fase reguler. Hingga Selasa (24/2/2026), sudah ada empat pevoli yang menembus 200 poin, namun nama Megawati Hangestri Pertiwi belum termasuk di dalamnya.
Empat laga terakhir yang digelar di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, akhir pekan lalu semakin memanaskan perebutan tiket final four sekaligus bursa top skor. Fase reguler kini hanya menyisakan satu putaran sebelum memasuki babak empat besar.
Di sektor putri, baru Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia yang memastikan lolos final four. Dua tiket tersisa diperebutkan Jakarta Electric PLN, Jakarta Livin Mandiri, dan Jakarta Popsivo Polwan.
Empat Pemain Tembus 200 Poin
Ketatnya persaingan klasemen berbanding lurus dengan tajamnya para spiker dalam mendulang angka. Hingga pekan ini, empat legiun asing sudah mengoleksi lebih dari 200 poin.
Posisi puncak ditempati Neriman Ozsoy dari Jakarta Electric PLN dengan torehan 253 poin. Ia dibuntuti Ana Bjelica (Jakarta Livin Mandiri) yang mengemas 233 poin.
Di urutan ketiga ada Annie Mitchem dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan 219 poin, disusul Bethania de la Cruz (Jakarta Popsivo Polwan) yang mengoleksi 205 poin.
Keempat nama tersebut merupakan pemain asing yang menjadi tulang punggung tim masing-masing sepanjang musim reguler.
Megawati Masih Tertahan
Sementara itu, Megawati Hangestri menjadi satu-satunya pemain lokal yang mampu menembus 10 besar. Opposite andalan Pertamina Enduro itu kini duduk di peringkat kedelapan dengan 173 poin.
Pemain asal Jember tersebut masih terpaut 27 angka untuk menembus 200 poin. Tantangannya tidak ringan, sebab Pertamina Enduro hanya menyisakan satu laga fase reguler, yakni menghadapi Gresik Phonska pada Kamis (26/2/2026) pukul 20.30 WIB di Bogor.
Jika ingin mencapai 200 poin sebelum final four, Megawati harus mencetak minimal 27 angka dalam satu pertandingan—sebuah capaian yang belum pernah ia torehkan musim ini karena raihan poin tertingginya masih di bawah 25 angka dalam satu laga.
Menarik dinantikan apakah “Megatron” mampu meledak di laga pamungkas reguler dan menembus klub 200 poin sebelum babak final four dimulai awal April mendatang.
Baca juga: Proliga 2026: Popsivo di Atas Angin! Livin vs Electric PLN Jadi Partai Penentuan